Rabu, 21 Feb 2018 14:02 WIB

Ungkap Masa Depan, Penjelajah Waktu Mengaku Disiksa

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Noah. Foto: istimewa Noah. Foto: istimewa
Jakarta - Setelah sempat mengungkapkan kondisi dunia di masa depan, pria bernama Noah ini mengaku sempat disiksa karena membeberkan informasi tersebut.

Melalui sebuah tayangan live streaming, Noah yang sebelumnya mengakui dirinya sebagai seorang penjelajah waktu dari tahun 2030, mengatakan bahwa ia tengah hidup secara sembunyi-sembunyi, sembari terus menutupi identitasnya.



Dikutip detikINET dari Express, tayangan tersebut disiarkan melalui YouTube, dengan format live interview sehingga setiap orang bebas menanyakan apa saja mengenai dirinya.

Ketika ditanya apakah dirinya tengah dalam bahaya, ia membalas dengan "Ya, saya dalam bahaya. Mereka, orang-orang yang menginterogasi saya, bisa dibilang memberikan ancaman kepada saya."

Bahkan, ia mengatakan bahwa dirinya disiksa oleh orang yang tidak dikenal karena memberikan informasi mengenai masa depan.

"Saya tidak yakin apakah mereka dari pemerintahan atau tidak, namun karena saya tengah bersembunyi dari orang-orang pemerintahan, maka bisa jadi itu adalah perbuatan mereka," ia melanjutkan.

Noah juga mengatakan mereka menyuruhnya untuk tidak lagi berbicara mengenai hal-hal yang berkaitan dengan masa depan, dan hal tersebut terasa sangat mengancam baginya.

Setelah mengakui dirinya dalam bahaya, seorang yang berlaku sebagai pembawa acara dalam live interview tersebut mengatakan bahwa Noah sangat berani untuk mengatakan hal yang dialaminya tersebut.

"Saya sebenarnya sangat stres, namun saya berusaha untuk menghiraukannya saja. Saya berusaha untuk menganggap bahwa hal tersebut tak pernah terjadi," kata Noah membalas pernyataan pembawa acara tersebut.

Untuk menyembunyikan lokasinya, Noah tidak muncul secara langsung dalam tayangan wawancara kali ini, tidak seperti video pengungkapannya terhadap masa depan sebelumnya.

Kali ini, ia berbicara menggunakan telepon agar lokasinya tidak diketahui. Noah juga mengaku bahwa dirinya sudah pindah rumah agar dapat terus menyembunyikan identitasnya.

Sebelumnya, dalam sebuah video yang diunggah oleh channel ApexTV di YouTube, Noah membeberkan sejumlah 'fakta' mengenai masa depan, seperti Donald Trump yang akan terpilih kembali menjadi Presiden Amerika Serikat pada periode berikutnya hingga robot-robot yang akan mengambil alih dunia pada 2028.

Ia pun sempat mengaku bahwa usia aslinya adalah 50 tahun, namun ia mengatakan telah meminum obat pengembali usia sehingga umurnya saat ini menjadi 25 tahun.

Hal lain yang diungkapkan juga olehnya adalah Bitcoin akan terus mempertahankan popularitasnya, di samping penggunaan mata uang konvensional juga masih berlanjut. Tentu banyak yang menyangsikan pengakuannya dan menganggapnya gila. (fyk/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed