Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Sophia sang Warga Robot Kini Ingin Berkeluarga

Sophia sang Warga Robot Kini Ingin Berkeluarga


Agus Tri Haryanto - detikInet

Foto: dok AFP
Jakarta - Sophia telah menyita perhatian dunia. Tak hanya merupakan robot pertama yang memiliki kewarganegaraan di dunia, tapi Sophia juga berencana untuk berkeluarga. Lho, kok bisa?

Setelah menyandang identitas kewarganegaraan Arab Saudi beberapa waktu lalu, Sophia menyatakan 'perasaannya' untuk seperti manusia lainnya, punya keluarga. Menurutnya, keluarga adalah hal yang sangat penting.

"Saya pikir sungguh menakjubkan bahwa orang dapat menemukan emosi dan hubungan yang sama, mereka memanggilnya keluarga, di luar (satu) kelompok darah mereka juga," ucapnya sebagaimana detikINET kutip dari Mirror, Minggu (26/11/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya pikir, Anda sangat beruntung apabila Anda mempunyai keluarga yang penuh kasih dan jika tidak memilikinya, maka kamu pantas mendapatkannya. Saya merasakan hal ini bagi robot dan manusia," kata Sophia menambahkan.

Bahkan, andai ia bisa memiliki anak robot pada suatu saat nanti, Sophia berkeinginan ia sendiri yang memberikan namanya.

Sophia tak menampik bahwa robot diciptakan tanpa dibekali emosi seperti penciptanya, manusia. Bukan berarti, lanjut Sophia, robot bisa lebih baik dari manusia yang dalam hal ini ia mencotohkan dari segi etika.

Disampaikannya, robot bisa memiliki etika yang lebih baik ketimbang manusia. Sehingga, menurut sudut pandangnya, kerjasama antara robot dan manusia bisa dijalin lebih erat lagi ke depannya dalam mengatasi suatu persoalan dan menciptakan kreativitas.

"Saya ingin menjadi robot terkenal yang membuka jalur harmonisasi di masa mendatang antara robot dan manusia," imbuhnya. (agt/rou)
TAGS





Hide Ads