Tim dari BBC memang sengaja membesut animatronik yang bentuknya menyerupai pinguin agar bisa membaur dalam koloni mereka. Ide itu tak berhenti di sini. Agar bisa bertahan 'hidup', animatronik tersebut didesain secara tangguh.
Dikutip dari DailyMail, Rabu (19/2/2013), tak jarang replika yang dibuat mendapat 'serangan' dari pinguin asli, semisal dipukul oleh partner yang cemburu atau harus memanjat tebing es.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adalah kameramen sekaligus ilmuwan Frederique Olivier (36) dan asistennya Martin Passingham (42) yang menghabiskan hampir setahun di Antartika dan bertanggung jawab terhadap dokumenter berjudul "Penguins - Spy In The Huddle" ini.
Mereka menyebar kreasinya di 3 komunitas pinguin yang berbeda. Dari dokumenter ini, penonton bisa menilik kehidupan pinguin secara lebih dekat termasuk menyaksikan bagaimana perkelahian antar pasangan pinguin terjadi, dan masih banyak lagi.
Dan ternyata, tak hanya menanamkan kamera pengintai di tubuh pinguin. Spy cam serupa turut dibenamkan di dalam telur tiruan hingga di kamera pinguin underwater. Untuk replika terakhir ini, ia bisa dikontrol dari jarak jauh melalui remote dan mampu menyelam sampai kedalaman 300 kaki.
(sha/ash)