Disebutkan peneliti observatorium Bosscha Evan Irawan Akbar, wilayah yang terpengaruh fenomena ini hanyalah daerah lintang Bumi seperti Inggris, kutub utara, Kanada dan Rusia.
"Indonesia, berada di khatulistiwa tidak terkena dampak ini. Ada pun jenis gangguan yang dialami wilayah-wilayah yang terkena dampaknya adalah gangguan sinyal komunikasi dan penerbangan," kata Evan saat dihubungi detikINET, Kamis (17/2/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memang, dalam beberapa kasus fenomena ini menimbulkan akibat yang cukup serius. Evan mencontohkan, gangguan cukup besar akibat flare pernah dialami Finlandia pada 2009, yang menyebabkan mati listrik.
"Akibat ini bisa timbul jika terjadi induksi listrik ketika kilatan api itu sampai ke Bumi. Kalau yang terjadi kemarin, meski besar tetapi tidak sampai membahayakan. Masih dalam batas normal," terangnya.Β Β Β Β Β
Disebutkan juga oleh Evan, terjadinya flare tidak dapat diprediksi. Para peneliti hanya bisa memonitor aktivitas Matahari dan memperkirakan intensitasnya apakah akanΒ membesar atau mengecil.Β
(rns/wsh)