Berbeda dengan di Taiwan, mesin penjual di sana memiliki fungsi tambahan, yakni mengenali kebiasaan makan yang tidak sehat. Ibarat dokter gizi, selanjutnya mesin akan memberikan saran terbaik, makanan atau minuman apa yang sebaiknya dikonsumsi.
Dilansir AFP dan dikutip detikINET, Selasa (18/01/2011), untuk mengenali kebiasaan makan tak sehat, mesin penjual ini menggunakan teknologi pengenalan wajah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Teknologi pengenalan wajah buatan kami lebih aktif dibandingkan yang dikembangkan di AS dan Jepang, karena membuat mesin memberikan saran berbelanja," kata Tsai Chi-hung, salah satu ilmuwan yang mengembangkan mesin ini.
Lucunya, mesin ini juga bisa memberi saran lain selain soal makanan atau minuman. Misalnya, jika si pembeli tampak berjanggut, mesin akan menawarkannya pisau pencukur janggut. Atau contoh lainnya, jika si pembeli berkepala botak, mesin bisa saja menawarkan obat penumbuh rambut. (rns/ash)