Nantinya perusahaan asal Finlandia tersebut berharap, ponsel produksinya bisa mengisi dayanya secara mandiri dengan hanya mengandalkan sumber energi di udara.
Nokia Research Centre di Cambridge, Inggris telah mengembangkan prototipe ponsel yang memanfaatkan gelombang radio atau radiasi elektromagnetis sebagai sumber dayanya. Gelombang radio sendiri dipancarkan oleh perangkat seperti transmitter WiFi atau antena.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memang saat ini, ponsel prototipe Nokia tersebut belum mencapai target mengumpulkan sekitar 50 miliwatts daya untuk syarat isi ulang minimal. Namun Nokia optimistis target tersebut dapat segera tercapai. Demikian seperti dilansir PcMag dan dikutip detikINET, Kamis (11/6/2009). (fyk/faw)