Dikutip detikINET dari Vnunet, Kamis (28/5/2009), perangkat itu berbasis partikel iron nano yang berukuran jauh lebih kecil dibanding rambut manusia. Tim peneliti mengklaim, berbasis teknologi tersebut, dimungkinkan pembuatan perangkat memori berkapasitas raksasa.
Hebatnya, data yang tersimpan hanya kemungkinan kecil mengalami kerusakan sehingga dapat terus tersedia sampai miliaran tahun kemudian. Padahal teknologi memori yang ada sekarang, utamanya yang berbasis flash biasanya rusak dalam hitungan tahun saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT