Beberapa bulan yang lalu, Xiaomi meluncurkan Xiaomi 17 series sebagai penerus Xiaomi 15 series. Lompatan ini juga berlaku di Xiaomi T-series, yang hadir menawarkan Xiaomi 17T dan Xiaomi 17T Pro.
Review ini akan fokus pada Xiaomi 17T Pro yang kini resmi jadi kakak karena ukurannya lebih besar dibandingkan versi standar. Ponsel ini masih mempertahankan konfigurasi kamera dari edisi sebelumnya, tapi membawa upgrade dari segi chipset, baterai, dan pengisian daya.
Diluncurkan hanya delapan bulan setelah Xiaomi 15T series, apakah Xiaomi 17T Pro membawa cukup peningkatan yang bernilai? Simak review Xiaomi 17T Pro berikut ini.
Desain
Jangan heran kalau merasa deja vu saat melihat desain Xiaomi 17T Pro. Ponsel ini memang terlihat sama persis seperti Xiaomi 15T Pro dari segala sisi, dengan perbedaan dimensi yang nyaris tidak terasa.
Xiaomi 17T Pro memiliki bobot 219 gram dan ketebalan 8,3mm. Sebagai perbandingan, Xiaomi 15T memiliki bobot 210 gram dan ketebalan 8mm. Mengingat Xiaomi 17T Pro mengusung baterai yang jauh lebih besar, selisih bobot dan ketebalan yang sangat kecil ini cukup mengesankan.
Bagian belakang Xiaomi 17T Pro dihiasi modul kamera belakang berbentuk persegi yang cukup menonjol, dengan tulisan 'Leica' di tengahnya. Xiaomi melapisi panel belakang Xiaomi 17T Pro dengan Gorilla Glass 7i yang menjadikan ponsel ini lebih tahan gores, tapi juga terasa agak licin di tangan.
Ponsel ini dibingkai rangka yang terbuat dari aluminium alloy dengan warna senada seperti panel belakangnya, yang membuat Xiaomi 17T Pro tangguh tapi tetap terlihat premium. Xiaomi 17T Pro juga tahan terhadap percikan air dan debu berkat rating IP68.
Baik bingkai maupun panel belakangnya benar-benar datar tanpa lengkungan, tapi sudut-sudutnya tidak terasa tajam dan ponsel ini tetap nyaman digenggam berlama-lama.
Xiaomi 17T Pro hadir dalam tiga pilihan warna, dan varian yang mampir ke redaksi detikINET adalah Black. Berkat finish yang matte, ponsel ini tidak mudah dikotori oleh sidik jari yang menempel.
Secara keseluruhan, Xiaomi 17T Pro mungkin terlihat masih sama seperti pendahulunya, tapi feel-nya di tangan terasa lebih premium. Bodi Xiaomi 17T Pro mungkin sedikit menggendut, tapi cukup sebanding dengan upgrade yang dibawa.
Layar
Sama seperti desainnya, spesifikasi display Xiaomi 17T Pro juga tidak berubah dari generasi sebelumnya. Ponsel ini mengusung display AMOLED berukuran 6,83 inch dengan resolusi 1,5K (2772 x 1280 pixel) yang menampilkan warna tajam dan akurat.
Layar Xiaomi 17T Pro memiliki tingkat kecerahan puncak hingga 3.500 nits. Visibilitas layarnya sangat tinggi dalam berbagai kondisi, jadi tidak perlu khawatir kalau harus mengambil foto atau membuat konten di bawah sinar matahari yang terik.
Xiaomi 17T Pro menawarkan dua pilihan setelan refresh rate yaitu Default yang dapat mengubah refresh rate secara dinamis hingga 144Hz tergantung skenario penggunaan, dan Custom di mana pengguna bisa memilih antara 60Hz atau hingga 144Hz.
Refresh rate 144Hz yang ditawarkan Xiaomi 17T Pro hanya tersedia untuk aplikasi tertentu, seperti Google Chrome dan Instagram. Namun pada kenyataannya refresh rate Xiaomi 17T Pro mentok di 120Hz saat membuka dua aplikasi tersebut dan tidak bisa naik sampai 144Hz.
Berbeda dengan Xiaomi 17 dan Xiaomi 17 Ultra, layar Xiaomi 17T Pro belum mendukung teknologi LTPO. Saat layar sedang tidak digunakan atau saat always-on display diaktifkan, refresh rate layar Xiaomi 17T Pro akan turun hingga 30Hz.
Layar Xiaomi 17T Pro sudah mendukung Dolby Vision dan HDR10+, sehingga pengguna dapat menikmati konten YouTube dalam kualitas tertinggi. Ponsel ini juga sudah mendukung Widevine L1 untuk streaming video Netflix dalam kualitas tertinggi.
Xiaomi menyematkan sensor sidik jari di layar Xiaomi 17T Pro. Posisinya agak terlalu ke bawah mendekati bezel, tapi masih sangat responsif dan akurat dalam mendeteksi jari. Layar Xiaomi 17T Pro juga dikelilingi bezel yang sangat tipis dan simetris, membuat tampilannya terlihat lebih premium.
Simak Video "HONOR Pad 10 dan Pad X7 Solusi Tablet Praktis untuk Kerja dan Aktivitas Harian"
(vmp/vmp)