Review Huawei MatePad 11, Tablet HarmonyOS Rp 7 Jutaan Asyik untuk WFH

Review Huawei MatePad 11, Tablet HarmonyOS Rp 7 Jutaan Asyik untuk WFH

Adi Fida Rahman - detikInet
Kamis, 05 Agu 2021 07:20 WIB
Huawei MatePad 11
Huawei MatePad 11. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Jakarta -

Ketika Huawei mengumumkan MatePad 11, kami begitu menantikan kehadirannya di Indonesia. Sebab tablet ini menjadi salah satu perangkat pertama yang menjalankan HarmonyOS 2.0.

HarmonyOS adalah sistem operasi buatan Huawei sendiri. Ini sebagai jawaban atas tidak diperbolehkannya mereka menggunakan layanan Google di perangkatnya.

Semua itu buntut dari kebijakan pemerintah AS yang menuding perangkat Huawei sebagai alat mata-mata China. Padahal berulang kali Huawei membantah tuduhan tersebut.

Barangkali Huawei berpikir sudah waktunya berdiri sendiri. Maka dicetuskanlah ide untuk mengembangkan sistem operasi sendiri guna dijalankan di semua perangkat besutnya.

Bahkan ketika itu terealisasi, Huawei membuka diri bagi vendor manapun yang ingin menggunakan Harmony OS 2.0 untuk dipakai di gadget buatannya.

Kembali ke Huawei MatePad 11, ini menjadi salah satu perangkat pertama Harmony OS 2.0 yang mendarat di Tanah Air. detikINET sudah menjajalnya, bahkan review ini diketik lewat MatePad 11.

HarmonyOS 2.0 tidak saja membantu produktivitas saat work from home (WFH), tapi lebih dari itu fitur-fitur yang ada di tablet ini bentuk mengisi waktu di rumah selama PPKM Darurat. Berikut review singkatnya:

Harmony OS 2.0

Huawei MatePad 11Huawei MatePad 11 Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

Meski ini adalah sistem operasi baru yang dibuat oleh Huawei, rasanya kami tidak membutuhkan waktu adaptasi menggunakan HarmonyOS 2.0. Karena seperti familiar menggunakannya

Bisa jadi Huawei terinspirasi dengan sistem operasi yang sudah ada di pasaran. Hal itu menurut kami tidak jadi soal toh ujung-ujung demi kenyamanan penggunaan.

Seperti iPadOS ketika swipe ke bawah layar kiri atas akan menampilkan notifikasi. Sementara swipe ke bawah layar kanan atas akan muncul Panel Control. Panelnya dibuat berukuran besar sehingga memudahkan untuk melakukan pengaturan tanpa perlu membuka bagian Settings.

Layar utamanya enak dipandang. Memadukan widget yang bisa kita atur bentuk serta ukuran, dan dock untuk menempatkan aplikasi yang sering kita gunakan.

MatePad 11Widget instan saat swipe ke atas ikon aplikasi di MatePad 11 Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

Layaknya macOS, di deretan docking ini, Huawei menampilkan ikon aplikasi yang tengah atau telah dibuka. Dan menariknya ketika men-swipe ke atas sejumlah aplikasi akan tampil widget instan.

Tak hanya itu, ketika aplikasi kita kumpulkan dalam satu folder, ukuran foldernya sendiri bisa kita atur, mau kecil atau besar.

Untuk melakukan multitasking pun cukup mudah. Hanya tinggal swipe agak lama di pinggiran layar sisi kanan hingga tampil pop-up bar aplikasi. Tinggal pilih mana aplikasi yang ingin inginkan.

Tidak hanya membuka dua aplikasi secara bersandingan, pengguna dapat membuka empat aplikasi secara bersamaan. Kemampuan ini begitu memudahkan produktivitas saat WFH seperti sekarang ini.

MatePad 11MatePad 11 bisa membuka empat aplikasi sekaligus dalam satu waktu. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

Kami pun mendapati beberapa aplikasi membagi layar menjadi dua bagian. Kami sempat membuka aplikasi detikcom, layar kiri menampilkan halaman utama, sementara di kanan tampilan berita yang telah diklik sebelumnya.

Lalu Instagram, saat mengklik Stories, konten akan dibuka di sisi kanan. Jadi kita tetap bisa menjelajahi feed sembari melihat video di Instagram Stories secara bersamaan.

Secara keseluruhan HarmonyOS 2.0 terasa sangat smooth dan mudah digunakan. Aplikasi umum yang banyak digunakan telah tersedia di Huawei Apps Gallery dan Petal.

Sedikit kendala saat membuka aplikasi yang menggunakan akun Google untuk login. Untuk mengakses layanan Google sendiri, mulai dari Gmail hingga YouTube dapat dengan mudah dilakukan lewat browser.

Selanjutnya Layar, Desain, Aksesori

Layar

Kendati layarnya menggunakan panel IPS LCD, kualitas layar Huawei MatePad 11 ini tidak berkurang. Warna yang disajikan cukup baik, baik mengerjakan tugas, menonton film streaming ataupun bermain game. Digunakan di luar ruang pun cukup jelas tanpa adanya refleksi di layar.

Bentangannya sendiri 11 inch dengan resolusi 2.560 x 1.600 pixel dan mendukung DCI-P3 color gamut. Bentangan layar ini tidak begitu kecil saat digunakan untuk menggarap tugas, bahkan visibilitasnya masih nyaman ketika menjalan dua aplikasi secara bersandingan.

MatePad 11 ini menjadi tablet pertama Huaweu yang memiliki refresh rate 120Hz. Dengan refresh rate yang begitu tinggi membuat transisi layar atau scrolling jadi lebih mulus.

Huawei MatePad 11Huawei MatePad 11 Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

Selain itu penggunaan M-Pencil bakal lebih menyenangkan. Sayangnya kami belum dipinjamkan stylus tersebut jadi tidak menilai pengalaman menulis langsung di atas layar tablet ini.

Soal konsumsi baterai yang boros imbas refresh rate tinggi. Tidak perlu khawatir, Huawei punya opsi yang menyesuaikan secara otomatis refresh rate layar dengan konten yang dibuka.

Ada satu fitur yang diberikan Huawei sangat kami sukai, yakni mode eBook. Ketika diaktifkan, layar seketika berubah menjadi hitam putih kekuningan, sehingga bikin nyaman mata saat membaca ebook di malam hari.


Desain

Tidak ada hal istimewa dari tampilan MateBook 11 ini selain ukurannya yang asik dipegang dengan satu tangan saat membaca ebook. Dimensi 253.8 x 165.3 x 7.25 mm dengan bobot 485g.

Varian MatePad 11 yang bertandang ke detikINET berwarna hitam. Tepiannya dibuat membulat. Tombol volume berada di bagian atas sebelah kiri bersanding dengan lubang mic. Sedangkan tombol power berada di kiri atas dan diberi aksen merah.

USB Type C menjadi satu-satunya port yang dipunyai tablet ini. Huawei turut memberikan slot microSD untuk menambah ruang penyimpan.

Huawei MatePad 11Huawei MatePad 11 Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

MatePad 11 ini unya empat speaker yang dipasang dua di masing-masing sisi. Speaker tersebut diberikan sentuhan Harman Kardon, tak heran suara yang disuguhkan memuaskan telinga saat menonton pertandingan di Olimpiade Tokyo.

Huawei menempatkan kamera belakang di sudut kanan atas. Sementara kamera depannya di letakkan di tengah atas layar (mode landscape). Posisinya sangat pas untuk menunjang video conference.

Aksesori

Selain M Pencil, MatePad 11 ditemani dengan Smart Magnetic Keyboard. Kita hanya cukup tempelkan saja ke bagian belakang tablet, secara otomatis keduanya langsung terhubung.

Case ini punya dua pilihan posisi sesuai keinginan. Huawei turut menempatkan magnet di sana sehingga membuat tablet dapat berdiri kokoh.

Saat digunakan keyboard ini sangat nyaman. Jarak antar tombol pembuat proses pengetikan minim kesalahan dan bisa ngebut.

Huawei MatePad 11Huawei MatePad 11 Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

Keyboard pun mendukung shortcut yang sama seperti di laptop Windows. Kita pun dapat melakukan pengaturan langsung kecerahan dan volume.

Memang case keyboard tidak memiliki backlight sehingga bakal sulit mengetik di kondisi gelap. Terlepas dari itu, case keyboard ini sendiri ringan, jadi tidak memberikan tambahan bobot baru.

Membawa tablet dan case keyboard bersamaan tidak terasa berat sama sekali, Jadi akan sangat pas menjadi teman kerja mobile setelah PPKM kelar.

Selanjutnya Kamera


Kamera

Kamera di bagian depan 8 MP cukup terang saat digunakan untuk melakukan panggilan video. Sementara di bagian belakang ada kamera 13 MP dapat dapat mengabadikan objek dengan baik.

Berikut hasilnya:

MatePad 11MatePad 11 Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
MatePad 11MatePad 11 Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
MatePad 11MatePad 11 Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
MatePad 11MatePad 11 Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
MatePad 11MatePad 11 Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
MatePad 11MatePad 11 Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

Performa

Huawei MatePad 11 ditenagai chipset Snapdragon 865 yang dipadukan dengan RAM 6 GB dan ROM 128 GB. Dengan perbekalan seperti itu tidak perlu diragukan kemampuannya.

Semua tugas bisa dilahap tanpa ada kesulitan. Bahkan bermaiin game Geshin Impact yang berat sekalipun tidak ada lag.

detikINET sempat melakukan sejumlah benchmark yang hasilnya tinggi sesuai dengan apa yang dirasakan saat menggunakan tablet ini.

Antutu : 624.868

PCMark Work 3.0: 9.551

Geekbench Single Core: 919

Geekbench Multi Core: 3285

MatePad 11MatePad 11 Foto: screenshot/detikINET

Baterai

Salah satu aspek yang kami kagumi di tablet ini adalah baterainya. Kapasitasnya hanya 7.250 mAh, tapi mampu menyokong kami kerja seharian, bahkan lebih sedikit dari 12 jam seperti yang dijanjikan Huawei.

Dan benar saja saat diuji menggunakan PCMark 3.0, skornya mencapai 14 jam 25 menit.

Huawei memberikan dukungan pengisian baterai 22,5W. Butuh setidaknya 2. 30 menit untuk baterai MatePad 11 ini terisi penuh.

Opini detikINET

Dengan harga Rp 7 jutaan, MatePad 11 benar-benar menggoda. HarmonyOS 2.0 yang meski baru begitu mudah digunakan dan menyenangkan.

Layarnya mampu tampil dengan baik saat menggarap tugas perkantoran atau menikmati hiburan di waktu lenggang. Makin terasa maksimal dengan adanya empat speaker yang diracik oleh Harman Kardon.

Huawei MatePad 11Huawei MatePad 11 Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

Performanya pun ngebut untuk melakukan aneka tugas secara bersamaan. Ditunjang oleh baterai yang tahan lama. Semua itu membantu produktivitas penggunanya.

Ada beberapa kekurangan yang dipunyai Huawei MatePad 11 ini, tapi tidak begitu mengganggu. Salah satunya absennya fitur fingerprint, namun Huawei menggantikannya dengan face unlock.

Jika tidak masalah dengan itu, Huawei MatePad 11 ini bisa jadi teman kerja yang mumpuni sekaligus menikmati hiburan yang memuaskan. Untuk info lebih lengkap lagi tentang Huawei MatePad 11, silakan klik di sini.



Simak Video "Xiaomi 11T Pro, Smartphone Gahar 6 Juta"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/afr)