Minggu, 18 Agu 2019 21:37 WIB

Review

Tamron 100-400mm f/4.5-6.3 Di VC USD, Si Lensa Tele Ekonomis

Erwin Mulyadi - detikInet
Foto: Dok. Erwin Mulyadi Foto: Dok. Erwin Mulyadi
Jakarta - Lensa Tamron 100-400mm f/4.5-6.3 Di VC USD yang dirilis sekitar tahun lalu, hadir menjadi lensa tele ekonomis yang memberi fokal yang lumayan panjang (bahkan setara 150-600mm bila dipasang di kamera APS-C) dan tersedia untuk DSLR dengan mount EF atau F-mount.

Kami mencoba kedua unit baik dengan F-mount dan EF mount dan kami mencobanya di kamera Nikon D600 (full frame) dan Canon 70D (APS-C). Lensa yang berbobot 1,1kg ini menganut desain Tamron modern yang bernuansa matte, ada jendela jarak fokus, lensanya sendiri terdiri dari 17 elemen dalam 11 grup, dengan bagian dalam lensa yang memanjang bila di zoom.

Di bagian depan lensa dengan diameter 67mm ini terdapat coating khusus (Fluorine coating) untuk menangkis debu atau noda sidik jari. Untuk menambah kualitas gambar, lensa ini juga memakai eBAND (xtended Bandwidth & Angular-Dependency) coating.

Terdapat 9 bilah diafragma dan baik untuk Canon maupun Nikon sudah dikendalikan secara elektronik (pastikan kompatibilas dengan DSLR Nikon lama sebelum membeli).

Tamron 100-400mm f/4.5-6.3 Di VC USD, Si Lensa Tele EkonomisFoto: Dok. Erwin Mulyadi


Sebagai spesialis pembuat lensa tele ekonomis, Tamron sepertinya paham bagaimana mendesain lensa yang memenuhi harapan pengguna tanpa harus dijual mahal. Misalnya sudah disediakan 4 stop VC yang membantu sekali saat cahaya kurang memadai dan kita perlu memakai shutter yang agak lambat.

Mode VC terbagi tiga, yaitu mode 1 (untuk sehari-hari), mode 2 (untuk panning) dan Off. Selain itu lensa ini bisa memfokus dengan jarak minimum 1,5 meter yang membuatnya bisa dipakai untuk close up dengan perbesaran rasio 1:3.6 dan juga terdapat tuas limit AF bila tidak ingin mencari fokus dekat (untuk mempercepat pencarian fokus).

Motor fokus USD (ultrasonic) di lensa ini punya performa yang mendekati motor USM di lensa Canon kelas atas, dengan ciri putarannay cepat dan tidak bersuara.

Berbeda dengan motor OSD di lensa Tamron lain, lensa dengan motor USD memungkinkan kita memutar ring fokus manual saat di mode AF, sehingga lebih fleksibel untuk yang membutuhkan. Seperti biasa, dukungan moisture resistant di lensa Tamron generasi baru juga disediakan di lensa ini, membuat penggunanya lebih tenang saat memotret di keadaan lembab.

Tamron 100-400mm f/4.5-6.3 Di VC USD, Si Lensa Tele EkonomisFoto: Dok. Erwin Mulyadi


Saya mencoba kinerja VC dengan fokal 135mm dan shutter speed 1/25 detik, atau sekitar 2,5 stop dan terbukti efektif.

Tamron 100-400mm f/4.5-6.3 Di VC USD, Si Lensa Tele EkonomisFoto: Dok. Erwin Mulyadi


dan inilah hasil crop foto diatas, dengan dan tanpa VC :

Tamron 100-400mm f/4.5-6.3 Di VC USD, Si Lensa Tele EkonomisFoto: Dok. Erwin Mulyadi


Tamron 100-400mm f/4.5-6.3 Di VC USD, Si Lensa Tele EkonomisShutter speed 1/60 detik dengan VC diaktifkan, membuat foto tetap tajam. Foto: Dok. Erwin Mulyadi

Saya mencoba memakai lensa 100-400mm ini di beberapa lokasi dan mendapati ketajaman dan warna yang dihasilkan dari lensa ini termasuk baik. Ketajaman cukup merata di sepanjang fokal lensa, dengan catatan di posisi mendekati 400mm bukaan lensa sudah menurun ke f/6.3 yang akan menahan cahaya cukup banyak (di sinilah peran VC dan/atau ISO tinggi di kamera diperlukan untuk mencegah goyang). Ketajaman lensa akan maksimal di posisi f/8, seperti pengujian berikut ini saya pakai fokal 200mm dibandingkan antara f/5.6 dan f/8 :

Tamron 100-400mm f/4.5-6.3 Di VC USD, Si Lensa Tele EkonomisTest chart untuk menguji ketajaman lensa ditengah dan di tepi. Foto: Dok. Erwin Mulyadi

Tamron 100-400mm f/4.5-6.3 Di VC USD, Si Lensa Tele EkonomisFoto: Dok. Erwin Mulyadi


Kesimpulan

Menurut saya lensa Tamron 100-400mm f/4.5-6.3 Di VC USD ini adalah lensa consumer yang mengedepankan kemampuan telefoto dengan bantuan VC yang efektif, dan kualitas optik dan motor fokus USD yang mantap, didukung dengan bodi yang moisture sealed membuatnya ideal untuk penghobi foto jarak jauh di alam terbuka, seperti foto satwa liar.

Meski tidak dilabeli kode SP, tapi lensa ini punya banyak hal positif yang memenuhi kebutuhan profesional atau penghobi serius. Memang bila dilihat dari aperture lensa, maka lensa ini lebih cocok dipakai saat ada cahaya matahari, atau pakai lampu yang kuat demi mengatasi bukaan lensa yang tidak besar (f4.5-6.3), jadi lensa ini memang bukan lensa yang bisa diandakan di keadaan kurang cahaya.

Memang tidak disediakan tripod collar untuk memasang lensa ini diatas tripod, tapi dengan ukurannya yang masih relatif tidak terlalu besar, maka saya dapati dengan handheld saja masih bisa meski kalau terlalu lama ya akan terasa berat juga.

Akhirnya, lensa ini menjadi alternatif menarik penyuka fotografi alam terbuka dan olah raga yang memberi keseimbangan antara ukuran, rentang fokal, aperture, fitur, kualitas dan harga jual, yang bisa dipertimbangkan sebagai opsi lebih hemat dari Canon EF 100-400mm atau Nikon 80-400mm yang dijual lebih tinggi harganya.




Simak Video "Ini Nih Rahasia Kamera Ponsel Bisa Serasa Kamera DSLR!"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/asj)
Foto: Dok. Erwin Mulyadi
Foto: Dok. Erwin Mulyadi
Foto: Dok. Erwin Mulyadi
Foto: Dok. Erwin Mulyadi
Foto: Dok. Erwin Mulyadi
Foto: Dok. Erwin Mulyadi
Foto: Dok. Erwin Mulyadi
Foto: Dok. Erwin Mulyadi
Foto: Dok. Erwin Mulyadi