BERITA TERBARU
Rabu, 22 Feb 2017 12:23 WIB

Hands On

Menjajal Galaxy A7 Edisi 2017

Fino Yurio Kristo - detikInet
Foto: Adi/detikcom Foto: Adi/detikcom
Jakarta - Galaxy A7 edisi tahun 2017 telah tiba di Indonesia. Setelah menjajalnya secara singkat, berikut beberapa kesan pertama tentang handset premium terbaru dari Samsung ini.

Galaxy A7 terlihat besar, karena memang ukuran layarnya mencapai 5,7 inch. Jadi, sudah masuk ke segmen phablet. Bodinya terasa kokoh, depan dan belakangnya terbuat dari kaca.

Layar besar itu memakai resolusi Full HD 1080p. Dengan teknologi Amoled khas Samsung, tampilan warna di A7 terlihat tajam.

Sekilas, penampilan edisi baru Galaxy A7 ini mengingatkan pada flagship Samsung Galaxy S7. Terlebih lagi, bagian framenya ikut-ikutan melengkung di bagian pinggir seperti halnya Galaxy S7.
Menjajal Galaxy A7 Edisi 2017Foto: Adi/detikcom

Satu lagi yang membuat A7 menjadi rasa Galaxy S7 adalah ponsel ini mengusung sertifikasi IP68. Artinya apa? Smartphone ini dinyatakan tahan air dan debu. Dapat bertahan 30 menit di kedalaman air sampai 1,5 meter tanpa mengalami kerusakan.

Hal menarik lainnya di Galaxy A7 edisi 2017 yang rasanya belum pernah dilakukan Samsung adalah speaker yang biasanya berada di bawah, diletakkan di sisi kanan atas. Meski tergolong inovasi kecil, pemindahan ini agaknya dapat mencegah speaker tertutup tangan.
Menjajal Galaxy A7 Edisi 2017Foto: Adi/detikcom

Beralih ke jeroan. Dengan prosesor 8 otak Exynos 7880 Octa dipadu RAM 3 GB, agaknya tidak ada kendala berarti dalam pengoperasian A7 sehari-hari. Memori internalnya dipatok 32 GB yang masih dapat diekspansi dengan kartu microSD.

Di Galaxy A7 edisi tahun 2017 ini, Samsung tampaknya benar-benar ingin mewadahi para penggemar selfie. Kamera depannya 16 megapixel, termasuk yang paling tinggi di antara deretan smartphone keluaran Samsung selama ini.

Sedangkan resolusi kamera belakangnya sama-sama 16 megapixel. Baik kamera depan dan belakang itu mengusung aperture f/1.9.

Baterainya sendiri cukup besar, 3.600 mAh. Jadi seharusnya handset ini bisa bertahan hidup dalam jangka waktu cukup lama.
Menjajal Galaxy A7 Edisi 2017Foto: Adi/detikcom

Ada beberapa hal menarik yang jadi fitur unggulan handset ini dan memerlukan pengujian lebih lanjut. Selain kamera selfie dan bodi tahan air, ada fitur software bawaan yang pantas dikulik lebih lanjut. Sebut saja Secure Folder untuk melindungi data-data privat.
Menjajal Galaxy A7 Edisi 2017Foto: detikINET - Anggoro Suryo Jati

Oh ya, ponsel ini telah mendukung wearable teranyar Samsung, seperti smartwatch Gear S3, Gear Fit 2 dan earphone Icon X.

Ingin tahu bagaimana review mendalam Galaxy A7 edisi 2017 yang dibanderol Rp 6 juta ini? Nantikan saja di detikINET.

Baca juga: Unboxing Samsung Galaxy A7 Edisi 2017
(fyk/fyk)
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Hasrat Telkomsel Gelar 5G di 2021

    Hasrat Telkomsel Gelar 5G di 2021

    Senin, 29 Mei 2017 17:40 WIB
    Telkomsel berhasrat untuk menggelar layanan 5G di Indonesia, dalam waktu yang tidak jauh dengan implementasi di ranah global.
  • photo Menjajal Kecepatan 5G Telkomsel FotoINET

    Menjajal Kecepatan 5G Telkomsel

    Senin, 29 Mei 2017 17:21 WIB
    Telkomsel bersama dengan Huawei melakukan live demo pertama di Indonesia untuk teknologi 5G yang mampu menghasilkan kecepatan 70 Gbps. Wow!
  • Demo 5G Telkomsel Tembus 70 Gbps

    Demo 5G Telkomsel Tembus 70 Gbps

    Senin, 29 Mei 2017 17:14 WIB
    Telkomsel melakukan live demo teknologi 5G pertama di Indonesia. Hasilnya, live demo yang dilakukan bersama Huawei ini tembus 70 Gbps.
  • Sambut Ramadan, Google Hadirkan Fitur Anyar

    Sambut Ramadan, Google Hadirkan Fitur Anyar

    Senin, 29 Mei 2017 16:48 WIB
    Memasuki bulan Ramadan 2017, Google merilis fitur barunya di Indonesia. Fitur-fitur tersebut dijanjikan dapat menjadi teman ibadah puasa lewat ponsel pengguna.
  • Pernikahan Sederhana Para Bos Teknologi

    Pernikahan Sederhana Para Bos Teknologi

    Senin, 29 Mei 2017 16:03 WIB
    Selain CEO Snap Evan Spiegel, sejumlah bos teknologi lainnya memilih menggelar pesta pernikahan sederhana, meski mereka dari kalangan berduit.