Produk tersebut bernamaΒ BenQ Joybook S35. Notebook yang dimotori oleh prosesor Intel ultra low Voltage (ULV) tersebut memang dirancang bagi para pengguna yang menginginkan mobilitas tinggi, jadi tidak heran jika BenQ menyematkan kapasitas baterai yang besar yakni 8 cell. Dengan kapasitas tesebut, BenQ mengklaim bahwa produknya itu mampu dioperasikan selama 11 jam dengan pemakaian normal.
Selain Joybook S35, di saat yang bersamaan BenQ juga meluncurkan kedua produk lainya yang juga mengedepankan konsep hemat energi serta mobilitas yang tinggi, yaitu BenQ Joybook S34 dan Joybook Lite U122 Eco.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berbeda dengan Joybook S35 atau Joybook S34, BenQ Joybook Lite U122 Eco adalah sebuah notebook tanpa Intel Atom di dalamnya. BenQ lebih memilih menggunakan prosesor Intel Celeron M743 sebagai 'otak' pada Joybook Lite U122 Eco.
Pemilihan prosesor tersebut bukanlah tanpa alasan. BenQ menilai bahwa prosesor Intel Celeron M743 berkinerja jauh lebih baik ketimbang Intel Atom yang selama ini yang banyak diadopsi netbook di pasaran. Lalu berapa harga yang dibanderol oleh vendor komputer asal Taiwan tersebut?
BenQ membanderol Joybook S35 dan Joybook Lite U122 Eco dengan kisaran harga USD
600, sedangkan versi notebook yang paling bertenaga yakni Joybook S34 dipatok pada kisaran harga USD 800.
(eno/faw)