Dikutip detikINET dari Reuters, Jumat (13/6/2008), demonstrasi pun marak agar Ashanti maupun perusahaan rekamannya, Universal Records menghapus video itu dari internet.
Dipimpin oleh Najee Ali, kepala lembaga kemanusiaan Project Islamic Hope, puluhan pemimpin agama dan orang tua berkumpul di depan markas Universal untuk memprotes video tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Protes juga terjadi berkenaan dengan materi promosi lagu Ashanti di internet. Agar heboh, manajemen Ashanti mengarang berita palsu bahwa Ashanti memang benar-benar berniat balas dendam pada pacarnya dengan cara yang kejam.
Seusai protes terjadi, konten promosi itupun telah dihapus dari internet oleh Universal.
Berbagi cerita seru soal internet? Yuk, kunjungi detikINET Forum! (fyk/faw)