Melalui akun Twitternya, Natalia mengungkapkan kegembiraannya atas pemberian rumah dari Chavez. "Terima kasih, rumah saya sangat indah!," demikian bunyi salah satu tweetnya.
Pada tweet lainnya Natalia mengatakan Chavez adalah Presiden terbaik dan momen menerima rumah adalah hari terindah dalam hidupnya. Disebutkannya, ada 200 keluarga penerima perumahan rakyat dari pemerintah Venezuela di sekitar rumahnya di Margarita Island.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, manajer kampanye regional Chavez, Carlos Mata Figueroa mengumumkan bahwa Natalia berhak atas sebuah rumah. Kebetulan, menjelang pemilihan presiden yang akan berlangsung 7 Oktober, pemerintah Chavez memang tengah giat membangun perumahan rakyat.
Namun pemberian hadiah ini memunculkan kritikan dari sebagian kalangan. Seorang pengkritik pemerintah bernama Gustavo Coronel dalam blognya mengatakan apa yang dilakukan Chavez hanyalah caranya menggalang dukungan menjelang kampanye dan tidak bisa dibenarkan.
Apalagi menurutnya, rumah yang diberikan kepada Natalia dibangun dengan uang pemerintah, bukan berasal dari kantong Chavez sendiri. Sementara itu, sebuah website satir El Chiguire Bipolar menyindir peristiwa ini dengan membuat artikel berita yang isinya menyebutkan 2.999.999 follower Chavez lainnya kecewa karena tidak diberi rumah.
(rns/ash)