"Di samping DPT yang masih morat-marit. Kita juga harus waspada soal software KPU," tegas Amien saat diskusi 'Refleksi Jelang Pemilu 2009, Sebuah Catatan Keprihatinan' di kantor Pusat Pengkajian Strategi dan Kebijakan (PPSK) di Terban, Blimbingsari Yogyakarta, Selasa (7/4/2009).
Selain DPT yang tidak pernah ada penyelesaian lanjut Amien, kecelakaan pemilu juga bisa terjadi pada software yang dipakai di KPU Pusat. Sebab sampai sekarang tidak ada kejelasan software yang dipakai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, pelaksanaan pemilu saat ini seperti pemilu yang tanpa arah. Sementara itu biaya yang dikeluarkan sangatlah besar. Amien pun memperkirakan pemilu ketiga pascareformasi ini dipastikan akan turun kualitasnya karena praktek money politics secara besar-besaran. Dengan demikian kemungkinan kualitas pemilu yang menurun dibanding sebelumnya sangatlah besar.
"Belum pernah ada money politic yang dilakukan oleh para caleg secara besar-besaran. Uang dijadikan pengikat, Segala cara ditempuh untuk memenangkan," pungkas guru besar Fisipol UGM itu.
(bgs/ash)