Selain melakukan beberapa penyelamatan penting di babak reguler dan extra time, sehingga gawangnya bersih dari kebobolan, Foster adalah pahlawan MU saat memenangi tos-tosan dengan skor 4-1 di Stadion Wembley, Minggu (1/3/2009).
Puncak kegemilangan permainannya adalah ketika memblok eksekusi Jamie O'Hara. Itulah momen yang memulai kemenangan MU untuk memenangi Piala Liga Inggris untuk kali ketiga dalam sejarah mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebelum tos-tosan aku melihat iPod (dari Steele) dan seakan mengalami penalti-penalti Tottenham, termasuk O'Hara," tukas Foster kepada Daily Telegraph.
"Mereka cuma bilang padaku: tegaklah, kuatkan, dan mungkin arahnya ke sana. Ini sebuah inovasi baru," sambung pemain berusia 25 tahun itu.
Atas permainan hebatnya itu manajer Sir Alex Ferguson langsung memberi pujian tinggi pada Foster. Menurutnya, ia tak hanya berpeluang menjadi kiper pertama MU tapi juga untuk timnas Inggris.
"Masa depan ada di tangannya," cetus Fergie. "Masa kini masih dimiliki Edwin van der Sar. Dengan pengalaman di final seperti ini, kepercayaan Foster akan menguat. Saya pikir dia akan menjadi kiper Inggris untuk beberapa tahun ke depan."
(a2s/faw)