×
Ad

Friendster Bangkit dari Kubur, Tambah Teman Harus Tatap Muka

Aisyah Kamaliah - detikInet
Selasa, 28 Apr 2026 16:29 WIB
Friendster muncul lagi, tapi sementara hanya dapat digunakan di Apple saja. Foto: Aisyah Kamaliah/detikINET
Jakarta -

Friendster muncul lagi, tapi sementara hanya dapat digunakan di Apple saja. Friendster pun hadir dengan beberapa hal berbeda yang membuatnya memiliki keunikan dibandingkan media sosial lain.

Melihat langsung ke App Store, aplikasi ini dikembangkan oleh Friendster Labs Inc. Size dari aplikasi ini cuma 6,5 MB dengan rating usia 13 ke atas.

Friendster menjanjikan tampilan home yang lebih bersih. Tidak ada iklan, tidak ada feed yang 'dimanipulasi' secara algoritma. Itu berarti, pengguna hanya akan mendapatkan unggahan dari teman-teman saja, tidak ada konten viral maupun rekomendasi akun lain.

Paling utama, tidak ada lagi yang namanya adu followers. Tak ada angka jumlah followers yang ditampilkan.

Nah, cara berteman di Friendster teranyar ini pun unik. Pemilik Friendster saat ini, Mike Carson, mengusung gagasan 'mengetuk ponsel pintar Anda' sebagai satu-satunya cara untuk berteman di Friendster. Maksudnya, untuk berteman dengan seseorang, kamu harus sangat dekat dengan mereka di dunia nyata dan saling mengetuk ponsel pintar masing-masing secara bersamaan.

Makin terasa real, relasi dengan seseorang bisa terasa melemah jika lama tak berinteraksi dengannya. Menurut Carson, jika dua pengguna yang berteman di Friendster tidak saling menyentuh ponsel mereka dalam jarak dekat bahkan sekali dalam setahun, koneksi mereka di aplikasi tersebut akan melemah.

"Ini bukan hukuman. Ini adalah sinyal halus bahwa persahabatan sejati harus dipupuk secara langsung, bukan secara online," kata Carson, dikutip detikINET dari Gigazine, Selasa (28/4/2026).

Lebih lanjut, pengguna Friendster dapat melihat teman dari teman mereka yang sudah ada dan mengirimkan permintaan pesan kepada mereka. Tapi tetap, mereka harus saling tap di dunia nyata.

Balik ke detail aplikasi. Di bagian bawah, terdapat beberapa menu utama yakni feed, chat, dan notifikasi. Tak ada menu pencarian pengguna secara bebas, menjadikan Friendster aplikasi yang tertutup.

Untuk berkirim pesan, tersedia opsi untuk chat 1:1. Ada pula group messages untuk berbincang dengan lebih banyak teman.

Jadi gimana, detikers? Tertarik untuk menjajal Friendster?



Simak Video "Video Top 5: Pembatasan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun hingga Kelahiran AHY Junior "

(ask/ask)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork