Asyik, Pemutar Musik Winamp yang Legendaris Hidup Kembali

Asyik, Pemutar Musik Winamp yang Legendaris Hidup Kembali

ADVERTISEMENT

Asyik, Pemutar Musik Winamp yang Legendaris Hidup Kembali

Virgina Maulita Putri - detikInet
Rabu, 03 Agu 2022 11:15 WIB
Winamp
Pemutar Musik Winamp yang Legendaris Hidup Kembali Foto: Istimewa
Jakarta -

Sebelum era streaming musik, banyak pengguna komputer yang mengandalkan aplikasi Winamp untuk memutar musik. Kini pemutar MP3 legendaris itu kembali lagi setelah sempat menghilang selama beberapa tahun.

Winamp baru saja mengeluarkan release candidate pertama setelah dikembangkan selama empat tahun. Pengembangan Winamp sebenarnya sudah dihentikan sejak rilis versi 5.666 pada tahun 2013, tapi pemutar MP3 ini sempat kembali setelah Winamp 5.8 bocor di forum online pada Oktober 2018.

Sejak saat itu, developer-nya berjanji akan menghadirkan Winamp versi baru dengan dukungan cloud streaming dan fitur yang lebih modern. Akhirnya, pekan lalu Winamp 5.9 RC1 Build 9999 dirilis dan bisa kalian unduh di link berikut ini.

Winamp versi baru ini masih terlihat sama seperti aplikasi yang sudah dikenal sejak belasan tahun yang lalu. Aplikasi ini masih mendukung pemutaran MP3 dan berbagai format musik lainnya, lengkap dengan skins dan visualisasi yang membuat tampilannya jadi lebih unik.

Meski tidak banyak berubah, tujuan utama rilis baru ini adalah untuk upgrade kode dari Visual Studio 2008 ke Visual Studio 2019. Setelah proses upgrade ini selesai, tim developer Winamp akan menambahkan fitur dan kemampuan baru untuk aplikasi ini.

Akibat perubahan ini Winamp hanya bisa diinstal di perangkat yang menjalankan Windows 7 SP1 atau versi yang lebih baru. Untuk pengguna Windows 11 jangan khawatir karena Winamp sudah mendukung sistem operasi terbaru Microsoft tersebut.

"Ini adalah puncak dari kerja selama empat tahun sejak rilis versi 5.8. Dua tim developer, dan periode jeda yang disebabkan oleh pandemi," tulis changelog Winamp 5.9 RC1 Build 9999, seperti dikutip dari Bleeping Computer, Rabu (3/8/2022).

"Bagi pengguna, sepertinya tidak ada banyak perubahan, tapi bagian terbesar dan tersulit adalah memindahkan seluruh proyek dari VS2008 ke VS2019 dan membuat semuanya berhasil dibangun. Fondasinya sekarang sudah diletakkan, dan sekarang kami bisa berkonsentrasi pada fitu. Baik memperbaiki/mengganti yang lama atau menambahkan yang baru," sambungnya.


Karena ini bukan versi final dari Winamp, sepertinya masih akan ada bug dan masalah yang akan dilaporkan oleh pengguna dalam masa uji coba. Beberapa masalah yang sudah dilaporkan antara lain fitur visualisasi Milkdrop, berbagai masalah UI, dan plugin lawas yang tidak bisa berfungsi.

Ke depannya, Winamp akan menambahkan beberapa fitur baru, termasuk dukungan native untuk format opus, ogv/ogm, TS, H.265, HLS, dan VP9 serta dukungan untuk layanan online baru.



Simak Video "'Comeback'! Media Pemutar Musik Winamp Siapkan Perubahan Besar"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/vmp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT