Minggu Depan 11 Aplikasi Terintegrasi dengan PeduliLindungi, Ini Daftarnya

Minggu Depan 11 Aplikasi Terintegrasi dengan PeduliLindungi, Ini Daftarnya

Agus Tri Haryanto - detikInet
Sabtu, 02 Okt 2021 21:17 WIB
PeduliLindungi
Pekan Depan, 11 Aplikasi Mulai Terintegrasi dengan Fitur PeduliLindungi. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Jakarta -

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan, pekan depan akan mulai mengintegrasikan 11 aplikasi populer dengan fitur PeduliLindungi.

Saat ini, belum semua aplikasi terhubung dengan PeduliLindungi. Berdasarkan pemantauan detikINET, baru tiga aplikasi yang terintegrasi dengan fitur PeduliLindungi, yaitu Gojek, Tokopedia, dan Jaki.

"Rencananya minggu depan akan kita launching (fitur PeduliLindungi terintegrasi dengan 11 aplikasi-red)," ujar Chief Digital Technology Office Kemenkes, Setiaji kepada detikINET, Jumat (1/10).

Sebelum resmi diluncurkan, Kemenkes seperti disampaikan Setiaji, terus melakukan uji coba sistemnya agar terintegrasi dengan baik oleh pengguna saat beraktivitas di masa pandemi COVID-19.

"Sedang uji coba sistemnya untuk memastikan berjalan baik menggunakan aplikasi selain PeduliLindungi," ungkap Setiaji.

Berikut daftar 11 aplikasi yang terintegrasi dengan fitur PeduliLindungi:

1. Gojek
2. Grab
3. Tokopedia
4. Traveloka
5. Tiket
6. Dana
7. Livin' by Mandiri
8. Cinema XXI
9. LinkAja
10. Goers
11. Jaki

Kebijakan Kemenkes untuk membuka akses dan terhubung dengan 11 aplikasi tersebut bertujuan memudahkan masyarakat, terutama mengatasi persoalan harus men-download aplikasi PeduliLindungi yang bisa bikin memori HP pengguna penuh.

Dengan 11 aplikasi mulai dari Gojek, Tokopedia, Grab, hingga Traveloka, yang digunakan banyak orang, maka pengguna tidak perlu lagi download aplikasi PeduliLindungi.

Setiaji menceritakan bahwa kehadiran aplikasi PeduliLindungi sejak tahun lalu, tidak disangka akan menjadi besar. Berdasarkan data awal Juli, yang menggunakan PeduliLindungi masih di bawah 1 juta. Tapi data terkini, angkanya sudah hampir 9 juta, dan download aplikasinya tercatat sudah 48 juta, serta pengguna bulanannya kurang lebih 55 juta.



Simak Video "Kemenkes Luncurkan Chatbot WhatsApp PeduliLindungi"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/rns)