Mantan Bos WhatsApp Bikin Media Sosial Baru HalloApp, Bikin Penasaran

Mantan Bos WhatsApp Bikin Media Sosial Baru HalloApp, Bikin Penasaran

Virgina Maulita Putri - detikInet
Kamis, 22 Jul 2021 16:51 WIB
HalloApp
HalloApp, Aplikasi Media Sosial Baru Buatan Mantan Bos WhatsApp Foto: Screenshot/App Store
Jakarta -

Dua mantan karyawan WhatsApp menciptakan platform media sosial baru bernama HalloApp. Aplikasi ini mengunggulkan privasi pengguna dan tidak menampilkan iklan.

HalloApp diciptakan oleh Neeraj Arora dan Michael Donohue. Keduanya pernah bekerja di WhatsApp sebelum dan setelah dibeli oleh Facebook dengan mahar USD 22 miliar.

Arora dulunya merupakan Chief Business Officer WhatsApp hingga tahun 2018 dan merupakan figur utama dalam negosiasi dengan Facebook. Sedangkan Donohue pernah menjabat sebagai Engineering Director WhatsApp selama sembilan tahun sebelum mundur pada tahun 2019.

HalloApp dirancang sebagai media sosial dan layanan chat untuk keluarga dan teman dekat, mirip seperti Path yang kini sudah tiada. Dilihat sekilas, HalloApp memiliki banyak kemiripan dengan WhatsApp, terutama untuk fitur chat individu dan grup.

Saat mendaftar pengguna harus memberikan nomor teleponnya, dan pengguna hanya bisa menghubungi orang yang sudah ada di kontaknya. Percakapan di aplikasi ini juga dilindungi oleh enkripsi end-to-end dan semua halamannya bebas iklan.

HalloApp mengatakan mereka tidak menyimpan data tambahan dari kontak pengguna. Mereka juga mengklaim tidak mengumpulkan, menyimpan, atau menggunakan informasi pribadi.

Beranda aplikasi HalloApp terbagi dalam empat tab yaitu feed utama yang menampilkan konten dari keluarga dan teman, chat grup, chat individu dan pengaturan. Aplikasi ini tidak menggunakan algoritma untuk mengatur susunan konten atau chat grup.

Dalam postingan blognya, Arora menjabarkan filosofi HalloApp yang ia sebut sebagai penawar dari media sosial tradisional yang mengutamakan engagement.

"Bayangkan jika teman onlinemu adalah temanmu di dunia nyata. Bayangkan feed kalian tidak diisi oleh orang-orang dan postingan yang tidak kamu pedulikan," tulis Arora, seperti dikutip dari The Verge, Kamis (22/7/2021).

"Bayangkan menjelajahi momen-momen bermakna dan melihat apa yang kalian ingin lihat--bukan apa yang algoritma ingin kalian lihat. Bayangkan tidak diperlakukan sebagai produk," sambungnya.

Meski tidak menampilkan iklan, HalloApp sudah memiliki rencana untuk mendapatkan uang dari platform-nya. Ke depannya, HalloApp akan meluncurkan fitur tambahan yang bisa diakses pengguna dengan membayar biaya berlangganan.

Saat ini HalloApp sudah tersedia di Google Play Store dan Apple App Store dan bisa diunduh secara gratis. Tertarik mencoba media sosial baru ini detikers?



Simak Video "WhatsApp Akan Bisa Dipakai di 4 Perangkat Sekaligus"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)