Selain PeduliLindungi.id, Ini 2 Aplikasi Untuk Pendataan Vaksinasi COVID-19

Selain PeduliLindungi.id, Ini 2 Aplikasi Untuk Pendataan Vaksinasi COVID-19

Agus Tri Haryanto - detikInet
Rabu, 13 Jan 2021 20:12 WIB
PeduliLindungi
Foto: Dok. PeduliLindungi
Jakarta -

Selain pedulilindungi.id, pemerintah juga menyiapkan dua aplikasi lainnya sebagai pendataan vaksinasi COVID-19.

Seperti disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate, pemerintah menyatakan kesiapan sistem satu data vaksinasi COVID-19 yang mencakup integrasi data, sistem keamanan, dan mekanisme verifikasi.

"Sistem satu data vaksinasi COVID-19 mengintegrasikan data lintas kementerian dan lembaga untuk menghasilkan sistem yang komprehensif, baik untuk tahap pendaftaran, distribusi, pelaksanaan, hingga monitoring pelaksanaan vaksinasi pertama dan kedua," ujar Menkominfo.

Seperti diketahui, program vaksinasi COVID-19 perdana di Indonesia dimulai pada 13 Januari 2021, di mana Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai orang pertama yang disuntik vaksin Corona.

Adapun tiga aplikasi yang diintegrasikan untuk meningkatkan efisiensi sistem satu data vaksinasi COVID-19, yaitu:

1. Aplikasi PeduliLindungi adalah besutan Kementerian Kominfo dan Kementerian BUMN yang memiliki keunggulan tracking, tracing, fencing akan digunakan untuk melakukan registrasi ulang bagi masyarakat penerima vaksin.

2. Aplikasi PrimaryCare dari BPJS Kesehatan yang telah digunakan di berbagai fasilitas kesehatan sejak 2014 juga akan dimanfaatkan untuk melakukan pencatatan hasil vaksinasi.

3. Aplikasi SMILE dari Kementerian Kesehatan dan United Nations Development Program (UNDP) digunakan untuk melakukan monitoring distribusi vaksinasi dari tingkat provinsi hingga ke setiap fasilitas layanan

Untuk menepis rasa khawatir pengguna, Menkominfo menyebutkan bahwa PeduliLindungi, PrimaryCare, dan SMILE dijamin sistem keamanan dan kebijakan privasi bagi yang memakai aplikasi tersebut.

"Perlu kami tekankan bahwa sistem keamanan dan kebijakan privasi ketiga aplikasi ini sudah terbukti aman dan masyarakat tidak perlu khawatir, terutama dalam melakukan registrasi ulang melalui aplikasi PeduliLindungi," ungkap Johnny.

Sebelumnya, Kementerian Kominfo, Kementerian Kesehatan, Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, dan Telkom melakukan uji coba Sistem Informasi Satu Data Vaksinasi Covid-19. Selain mengintegrasikan aplikasi dan database, Satu Data Vaksinasi COVID-19 juga dilengkapi mekanisme verifikasi dan keamanan data pribadi.

"Sistem Informasi ini dibuat karena pemerintah percaya bahwa keamanan dan keefektifan vaksin juga vaksinasi perlu didukung oleh sistem manajemen vaksinasi yang aman dan komprehensif, serta prosedur yang efisien," kata Menkominfo mengenai Uji Coba Satu Data Vaksinasi di Puskesmas Jurangmangu, Kec Pondok Aren, Tangerang Selatan, Selasa (12/1).

Menurut politisi dari Partai NasDem ini, uji coba tersebut ditujukan untuk memantau kesiapan pelaksanaan program vaksinasi COVID-19.

"Saya berkunjung ke Puskesmas Jurang Mangu Kecamatan Pondok Aren Kota Tangerang Provinsi Banten dalam rangka persiapan akhir sebelum dilakukannya proses Vaksinasi Covid-19 di Indonesia. Melalui uji coba yang baru saja dilakukan, saya ingin menyampaikan ke rekan-rekan pers bahwa sistem informasi ini telah siap digunakan untuk program vaksinasi COVID-19," pungkasnya.



Simak Video "Kominfo Pastikan Aplikasi PeduliLindungi Aman!"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)