Facebook Akan Beri Peringatan Jika Pengguna Sebar Berita Lama

Facebook Akan Beri Peringatan Jika Pengguna Sebar Berita Lama

Josina - detikInet
Jumat, 26 Jun 2020 16:30 WIB
Ilustrasi Facebook
Facebook Akan Beri Peringatan Jika Pengguna Sebar Berita Lama. (Foto: Reuters)
Jakarta -

Facebook akhirnya mengambil tindakan terkait modus penggunanya menyebarkan berita lama. Akan ada peringatan supaya orang-orang waspada.

Berita politik lama, peristiwa besar atau bencana alam, seringkali disebarkan ulang oleh pengguna. Biasanya hal itu untuk provokasi atau mencari kehebohan belaka.

Berita demonstrasi tahun kemarin, disebar ulang dengan narasi provokatif, "Rakyat turun ke jalan". Berita bencana alam entah beberapa tahun lalu disebar ulang dengan kata-kata, "Awas bahaya mengancam". Pernah mendapatkan hal macam itu di timeline Anda? Anda tidak sendirian.

Oleh karena itu Facebook ingin memastikan para penggunanya dapat menyadari jika berita yang ingin mereka kirim ulang dan bagikan di platformnya tetap relevan. Jangan sampai, pengguna lain tertipu karena menyangka itu adalah peristiwa baru.

Facebook pun mengumumkan bahwa mereka akan memperkenalkan sebuah fitur peringatan. Jika berita yang akan dibagikan oleh pengguna lebih dari 90 hari maka pengguna akan diberikan peringatan tersebut.

Meski demikian, tidak berarti Facebook melarang pengguna untuk berbagi artikel. Namun hal ini diharapkan pengguna jadi tahu bahwa informasi yang mereka bagikan adalah berita lama.

"Selama beberapa bulan terakhir, penelitian internal kami menemukan bahwa ketepatan waktu sebuah artikel adalah bagian penting dari konteks yang membantu orang memutuskan apa yang harus dibaca, dipercaya, dan dibagikan." pernyataan Facebook yang dilansir detikINET dari Ubergizmo.

Sebenarnya, berita lama tidak selalu basi. Misalnya, penemuan atau terobosan ilmiah masih layak dibaca jika belum tentu baru atau topik umum yang membuat orang merasa senang atau bahagia juga layak dibaca meskipun mungkin sudah lama.

Namun jika itu adalah berita peristiwa yang sensitif, apalagi bisa menyulut emosi orang, tentu pengguna juga harus berhati-hati. Jangan sampai kita sudah marah-marah dan emosional atau malah panik akibat sebuah berita yang disebar di Facebook. Eh, ternyata itu adalah peristiwa tahun kemarin, ngeselin kan...



Simak Video "Pemosting Status FB 'Doakan Paramedis Kena Corona' Dibekuk!"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fay)