Apple Maps Bakal Tampilkan Tempat Tes COVID-19

Apple Maps Bakal Tampilkan Tempat Tes COVID-19

Josina - detikInet
Selasa, 14 Apr 2020 19:07 WIB
SAN FRANCISCO, CA - APRIL 23:  The Apple logo is displayed on the exterior of an Apple Store on April 23, 2013 in San Francisco, California.  Analysts believe that Apple Inc. will report their first quarterly loss in nearly a decade as the company prepares to report first quarter earnings today after the closing bell.  (Photo by Justin Sullivan/Getty Images)
Apple Maps Bakal Tampilkan Lokasi Pengujian COVID-19. (Foto: Gettyimages/Justin Sullivan)
Jakarta -

Apple terus melakukan upaya untuk membantu memerangi virus Corona, yang terbaru layanan peta online ini akan menampilkan lokasi=lokasi pengujian virus Corona di petanya.

Sebelumnya Apple telah meluncurkan portal untuk rumah sakit, penyedia layanan kesehatan dan bisnis untuk mendaftarkan diri sebagai tempat pengujian COVID-19. Setelah itu Apple akan meninjau dan jika sudah disetujui maka lokasi tersebut akan mulai muncul di Apple Maps.

Lokasi-lokasi pengujian ini akan muncul dengan ikon mesin terbang media berlatar warna merah dan spanduk khusus di kartu Apple Maps. Selain itu Apple Maps akan menampilkan informasi seperti nama tempat, penyedia layanan kesehatan, nomor telepon dan situs website.

Ini juga akan memunculkan informasi tentang jenis lokasi pengujian seperti laboratorium, rumah sakit, dan sebagainya) dan sifat situs (seperti drive-through, tempat parkir, atau bangunan.

Apple juga meminta kepada pendaftar untuk menyatakan apakah situs tersebut akan memerlukan rujukan atau tidak. Ini artinya pengguna dapat membuat jadwal janji temu sebelum melakukan pengujian COVID-19, atau harus ada catatan dari dokter atau tidak.

Apple telah memprioritaskan untuk hasil pencariannya di Apple Maps yang relevan bagi pengguna yang harus berdiam diri di rumah seperti restoran yang memiliki aturan pengiriman, rumah sakit dan apotik terdekat.

Dilansir detikINET dari 9tomac Appe dan Google telah mengumumkan kemitraan untuk membangun API pelacakan kontak ke dalam sistem operasi iOS dan Android.

Sistem baru ini akan membantu melacak penyebaran COVID-19 menggunakan aplikasi penyedia layanan kesehatan, dan versi pertama API ini akan tersedia pada bulan Mei.

Pada pekan lalu, CEO Apple Tim Cook mengmumkan bahwa Apple telah menyumbangkan lebih dari 20 juta masker untuk para tenaga medis di seluruh dunia dan jug amerancang serita menyumbgkan pelindung wajah.

Apple meluncurkan aplikasi COVID-19 untuk membantu pelanggangnnya merespons gjala dengan tepat, sesuai dengan panduan CDC. Selain itu Apple juga telah menyumbang puluhan juta dolar untuk donasi terkait virus Corona.



Simak Video "Update Positif Covid-19 RI Per 9 Agustus: 125.396 Positif, 80.952 Sembuh"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fay)