Selasa, 14 Jan 2020 20:44 WIB

5 Aplikasi Anak Bangsa yang Lahir dari Apple Developer Academy

Virgina Maulita Putri - detikInet
Foto: Ari Saputra/detikINET/ Foto: Ari Saputra/detikINET/


Hearo

Hearo adalah aplikasi yang dikembangkan untuk membantu orang dengan gangguan pendengaran untuk berkomunikasi dengan lebih mudah. Aplikasi ini bisa menerjemahkan ucapan lisan, teks dan bahasa isyarat dengan mudah.

Hearo bekerja dengan dua modul utama yaitu 'Mendengar' yang bisa menerjemahkan ucapan lisan menjadi teks yang ditampilkan di layar, dan 'Mengobrol' yang bisa membantu tuna rungu dan tuna wicara untuk berinteraksi.

Untuk modul kedua ini, mereka menggunakan machine learning untuk menerjemahkan bahasa isyarat menjadi lisan dan teks secara real-time.

5 Aplikasi Anak Bangsa yang Lahir dari Apple Developer AcademyFoto: Virgina Maulita Putri/detikINET

Canting

Sesuai namanya, Canting adalah aplikasi mirip game yang bisa mengajak penggunanya merasakan proses pembuatan dan belajar tentang batik secara virtual. Dengan tampilan 3D yang hyper realistis, pengguna aplikasi ini bisa membuat batik dengan memilih motif batik polos yang disediakan dan memanfaatkan Apple Pencil sebagai canting.

Agar lebih otentik, tim Canting telah menyesuaikan konfigurasi Apple Pencil agar terasa seperti menggunakan canting pada umumnya. Misalnya, cara memegang Apple Pencil akan mempengaruhi tebal atau tipisnya garis yang dilukis.

Tidak hanya itu, pengguna juga bisa meniru proses pencucian batik di air panas dengan menggoyangkan iPad secara naik turun.


5 Aplikasi Anak Bangsa yang Lahir dari Apple Developer Academy
Halaman
1 2 3 Tampilkan Semua

(rns/rns)