Minggu, 29 Des 2019 16:04 WIB

Wapres Ma'ruf Amin: Aplikasi Santri Harus Promosikan Islam Moderat

Rachmatunnisa - detikInet
Tim Kesan saat bertemu Wapres Maruf Amin. Foto: Kesan Tim Kesan saat bertemu Wapres Ma'ruf Amin. Foto: Kesan
Jakarta - Wakil Presiden Ma'ruf Amin memuji hadirnya aplikasi Kedaulatan Santri (Kesan) bagi keseharian umat Islam di Indonesia. Saat menerima perwakilan aplikasi Kesan pada Kamis (26/12) di kantornya, Ma'ruf mengatakan Kesan harus terus terlibat dalam mempromosikan Islam yang moderat dan mendorong ekonomi umat.

"Kesan harus terus hadir menyebarkan nilai-nilai Islam yang moderat, terutama di era media sosial yang kadang memuat banyak informasi yang memanas-manasi umat. Selain itu, Kesan juga harus jadi bagian dari pemberdayaan ekonomi umat Islam," ujarnya.



Menanggapi respons positif dari Wapres Ma'ruf, CEO Kesan Hamdan Hamedan menjelaskan bahwa Kesan memang didesain khusus untuk menemani dan mengingatkan penggunanya melakukan amalan yang positif dan Islami.

"Dengan fitur alarm kebaikan misalnya, kita akan diingatkan untuk ibadah wajib dan sunnah seperti salat 5 Waktu, salat duha, tahajud, baca shalawat dan yasin, puasa Senin-Kamis, dan lainnya," terang Hamdan.

Selain itu, ada juga fitur UMKM guna mendorong santri dan umat Islam untuk berjualan online yang halal dan berkah.

Sejak resmi dirilis Mei 2019, Kesan sudah didownload lebih dari 30 ribu pengguna. Meski gratis, sejauh ini Kesan konsisten untuk tidak menampilkan iklan di aplikasinya. Disebutkan Hamdan keputusan ini guna memenuhi kebutuhan para pengguna.



"Saya riset dulu ke santri-santri, fitur apa saja yang harus ada dan tidak ada. Salah satunya tidak ada iklan. Bisa diunduh gratis," kata Hamdan beberapa waktu lalu.

Saat ini, aplikasi Kesan bisa diunduh di Google Play, Apple Store, atau bisa diakses via website https://kesan.id.

Simak Video "Ledakan Granat Asap di Monas, Ma'ruf: Istana Aman"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)