Selasa, 16 Jul 2019 10:52 WIB

Aplikasi Ini Bisa Cari Anjing Hilang Pakai 'Hidung'

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Manusia punya sidik jari yang berbeda antara satu dengan lain, sementara di anjing, 'sidik jari' mereka adalah hidungnya. Dan hal inilah yang dipakai Megvii untuk membuat aplikasi pencari anjing hilang.

Megvii adalah startup asal China yang bergerak di teknologi artificial intelligence (AI). Setelah sebelumnya menyuplai software pengenalan wajah untuk sistem pemantau milik pemerintah China, kini mereka memperluas cakupannya ke sistem pengenalan hewan peliharaan.

Program anyar buatan Megvii ini dilatih untuk mengenali anjing berdasarkan hidungnya. Dengan aplikasi ini, pengguna bisa mendaftarkan anjingnya dengan memindai hidung menggunakan kamera ponsel, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Selasa (16/7/2019).


Mirip dengan sistem pengenalan biometrik, aplikasi ini akan meminta pengguna untuk mengambil sejumlah foto hidung anjing dari berbagai sudut berbeda. Megvii mengklaim tingkat akurasi aplikasinya mencapai 95%, dan sudah sukses mempertemukan 15 ribu hewan peliharaan yang hilang dengan pemiliknya.

Teknologi pengenalan wajah untuk hewan beberapa tahun belakangan ini berkembang cukup pesat. Konsepnya sendiri sudah digunakan peneliti konservasi alam liar, dan di AS ada aplikasi bernama Finding Rover yang juga menggunakan teknologi pengenalan wajah untuk mencari kucing dan anjing yang hilang.

Namun di China, Megvii tak cuma bisa dipakai untuk mencari hewan peliharaan yang hilang. Dengan hubungan antara Megvii dan pemerintah China, mereka bisa menggunakan aplikasi ini untuk memantau orang yang tidak merawat anjingnya dengan baik, dan kemudian memberikan denda jika ada pelanggaran yang terjadi. (asj/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed