Jumat, 05 Jul 2019 16:17 WIB

Pengguna Ponsel Makin Doyan Jajan Aplikasi

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Foto: internet Foto: internet
Jakarta - Pengeluaran pengguna ponsel untuk aplikasi mobile terus meningkat. Berdasarkan catatan, pemasukan aplikasi ponsel mencapai USD 39,7 miliar atau sekitar Rp 561 triliun selama Q1 2019 ini.

Data ini dikeluarkan oleh Sensor Tower, yang menyebut kalau pemasukan itu berasal dari gabungan antara App Store milik Apple dan Play Store milik Google di seluruh dunia. Dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, angkanya meningkat 15,4% dari USD 34,4 miliar selama Q1 2018.

Namun jika membandingkan trennya, pemasukan pada Q1 2018 itu merupakan peningkatan sebesar 27,8% dibanding Q1 2017, demikian dikutip detikINET dari Techcrunch, Jumat (5/7/2019).

Lalu jika dipecah, seperti yang sudah-sudah, pemasukan aplikasi di App Store masih jauh menyalip pemasukan aplikasi di Play Store. Selama Q1 2019, konsumen global menghabiskan USD 25,5 miliar di App Store, meningkat 13,2% dibanding Q1 2018.


Sementara di Play Store, pemasukan kotornya tercatat sebesar USD 14,2 miliar, meningkat 19,6% dibanding Q1 2018. Jadi meski pemasukannya jauh lebih kecil, pertumbuhan pemasukan di Play Store masih lebih besar ketimbang App Store.

Faktor yang membuat pertumbuhan pemasukan App Store menurun ini adalah melambatnya pertumbuhan iOS di China, yang berkontribusi besar pada pelambatan pertumbuhan secara global. Namun, Sensor Tower memprediksi kalau pertumbuhan di China bisa meningkat selama 12 bulan ke depan.

Lalu ada juga satu faktor yang berpengaruh pada melambatnya pertumbuhan ini, yaitu Netflix. Netflix per Desember lalu tak lagi menerima pembayaran biaya langganan di Play Store dan iOS.

Hal ini tak langsung menyetop pemasukan dari Netflix, karena masih ada pemasukan yang bisa didapat dari pelanggan lama. Namun angkanya bakal terus menurun karena akan semakin banyak pengguna yang memilih untuk berlangganan langsung ke Netflix.



Pada Q1 2019, Netflix adalah aplikasi non game dengan pemasukan terbesar kedua, mencapai USD 339 juta yang menurun dari UDS 459 juta di Q1 2018. Angka pemasukan ini merupakan estimasi dari pembagian 70/30 antara Netflix dan App Store, yang kemudian menurun menjadi 85/15 setelah setahun pertama.

Malahan, pada Q1 2018, Netflix adalah aplikasi non game dengan pemasukan terbesar pertama, dan pada 2019 ini posisinya diambil oleh Tinder yang pemasukannya mencapai USD 497 juta. (asj/asj)