Sabtu, 13 Apr 2019 08:35 WIB

Lewat Aplikasi Prototipe, Twitter Ubah Cara Pengguna Saling Terhubung

Josina - detikInet
Ilustrasi Twitter. (Foto: 9to5mac) Ilustrasi Twitter. (Foto: 9to5mac)
Jakarta - Lewat akun Twitternya Director Product Management Sara Haider mengumumkan adanya pembaharuan fitur untuk aplikasi bernama twttr yang merupakan aplikasi eksperimen atau prototipe perusahaan.

Dijelaskan Sara, pembaharuan twttr ini memiliki gerakan swipe gesture terbaru untuk memberi tanda like atau membalas tweet. Selain itu adanya label yang terdapat pada postingan threads untuk mengidentifikasikan postingan tersebut adalah asli, fitur ini pun sudah diaplikasikan ke aplikasi utama Twitter.

Selain itu ada juga pembaruan pratinjau profil, mode gelap atau dark mode, serta pembaruan halaman pengguna yang telah diperbarui.





Dilansir detikINET dari The Verge, Minggu (13/4/2019) tujuan aplikasi twttr ini untuk menguji fitur eksperimental pada versi live dari media sosial. Termasuk metode baru untuk balasan threads dan tombol "Show More", yang dirancang untuk membantu menutup atau mengatur obrolan.

Dalam versi terbaru ini, ikon engage juga tidak akan muncul secara default. Sebaliknya, Anda bisa mendapatkan ikon tersebut dengan meng-swipe kiri atau kanan di tweet tersebut. Twitter percaya dengan langkah ini akan membuat lebih intuitif bagi pengguna dan membantu memulai interaksi yang lebih ramah.


Saat ini, aplikasi twttr berupa opt-in yakni dengan proses persetujuan yang memakan waktu beberapa minggu, sebelum pengguna diizinkan mengunduh aplikasi.

Pengguna diharapkan dapat sabar menunggu hingga semua fitur tersebut selesai diuji coba dalam versi prototipe sehingga sudah siap untuk dirilis secara resmi di aplikasi utama yakni Twitter.


Lewat Aplikasi Prototipe, Twitter Ubah Cara Pengguna Saling Terhubung
(jsn/jsn)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed