Senin, 29 Okt 2018 19:11 WIB

Pemilik TikTok Jadi Startup Termahal di Dunia

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Foto: Robi Setiawan Foto: Robi Setiawan
Jakarta - Bytedance, startup yang ada di balik aplikasi TikTok, didaulat jadi startup paling mahal sedunia, yang nilainya mencapai USD 75 miliar atau sekitar Rp 1.141 triliun.

Ini artinya, valuasi Bytedance, yang juga pemilik situs agregator Toutiao, sudah melewati valuasi Uber yang terakhir berada di angka USD 72 miliar. Valuasi Bytedance yang sangat tinggi ini didapat setelah mereka mendapat pendanaan sebesar USD 3 miliar dari SoftBank.

Valuasi sebesar ini tentu adalah pencapaian yang sangat besar, mengingat layanan mereka yang populer di luar China hanyalah TikTok, yang baru-baru ini coba ditiru oleh Facebook, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Senin (29/10/2018).

Bytedance sebenarnya punya bisnis yang sangat besar di China, yaitu Toutiao, dengan pengguna aktif harian dan bulanan yang mencapai ratusan juta orang. Layanan ini juga yang menjadi penghasil uang bagi Bytedance, yang pada 2017 lalu menghasilkan uang sebesar USD 2,5 miliar, meski angka itu belum cukup untuk membuat mereka jadi untung.


Sebelumnya, Bytedance telah menggabungkan Tik Tok dengan Muscial.ly, platform yang mereka akuisisi pada Desember 2017 lalu senilai hampir USD 1 miliar. Dengan mempertahankan nama Tik Tok, kini gabungan keduanya ditaksir memiliki basis pengguna sebanyak 600 juta di seluruh dunia. (asj/asj)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed