Menurut Departemen Kehakiman Amerika Serikat, terdakwa bernama Karen Fletcher ini mengoperasikan situs bernama Red Rose Stories yang mengandung bermacam kisah pornografi anak-anak. Sebagian dari cerita itu mengandung penyiksaan, pemerkosaan dan bahkan pembunuhan.
Dilansir oleh PCAdvisor dan dikutip detikINET, Senin (11/8/2008), Fletcher juga menjual keanggotaan situs bagi pengakses yang berminat. Mereka yang membayar bakal mendapatkan cerita versi lengkap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun ada pula yang tidak menyetujui dijatuhkannya hukuman pada tersangka ini. Menurut Marc John Randazza, profesor hukum di Barry University School of Law, penulisan cerita fiksi tidak seharusnya dikenai hukuman karena Amerika Serikat menjamin kemerdekaan bicara penduduknya. Menurut Anda?
Diskusi seru seputar fenomena dunia maya di detikINET Forum!
(fyk/ash)