Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Ekonomi Muram, Software Bajakan Jadi Idaman

Ekonomi Muram, Software Bajakan Jadi Idaman


- detikInet

London - Ekonomi global sedang muram belakangan ini. Keadaan ini berimbas pada banyak hal, termasuk makin maraknya pemakaian software bajakan. Hal ini terjadi tidak terkecuali di negara semaju Inggris.

Menurut survei yang dilakukan oleh Federation Against Software Theft (FAST) di Inggris, kian banyak saja pebisnis di negeri ratu Elizabeth itu yang memakai software tak berlisensi untuk menghemat biaya.

FAST mengungkap, 79 persen direktur perusahaan yang disurvei menyatakan bahwa mereka senang-senang saja jika bisa menghindari pembelian software legal untuk menjaga neraca keuangan perusahaan dalam situasi ekonomi yang makin sulit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adapun sebanyak empat dari lima responden memaparkan bahwa amatlah mudah untuk mendapat software ilegal. Ada 32 persen responden yang mengaku bisa mengunduh software ilegal via internet dan 11 persen mendapatkannya dari situs lelang.

Dari sini bisa disimpulkan bahwa tampaknya hukuman penjara tidak begitu menakutkan bagi mereka. Padahal jika terbukti bersalah, pemakai software ilegal di Inggris bisa dikenai hukuman sampai 10 tahun penjara.

Menurut John Lovelock, Chief Executive di FAST, trend pembajakan di Inggris memang mengkhawatirkan. Situasi ekonomi rupanya mendorong pemakaian software bajakan demi menekan ongkos perusahaan. Demikian seperti dikutip detikINET dari PCAdvisor, Kamis (17/7/2008).

Ingin tahu info seru seputar hukum cyber? Yuk, gabung di detikINET Forum! (fyk/wsh)





Hide Ads