Ketua Umum APJII Sylvia Sumarlin menuturkan, saat ini pihaknya telah mengujicoba software penangkal spam baru tersebut. Beberapa anggota APJII dikatakan sudah ditraining untuk menjalankan software ini.
"Spam itu seperti virus, yang selalu berubah bentuk dan makan bandwidth lagi," kesal Sylvia ketika berbincang dengan detikINET, Selasa (18/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya, Sylvia enggan mengungkap nama software tersebut. Ia hanya membocorkan bahwa software ini didapat lewat jalur kerjasama.
Peredaran spam lokal sendiri, dinilai Sylvia sudah cukup banyak yang bersliweran mengganggu. Ironisnya, hal ini tidak diikuti dengan sebuah payung hukum yang memadai. "Yaa, paling yang dipakai KUHP kalau sudah dianggap mengganggu privasi orang," tandasnya. (ash/ash)