Dilaporkan bahwa Raelyn Campbell, wanita yang bekerja di sebuah organisasi nirlaba ini memperbaiki laptop kepunyaannya di Best Buy. Namun malangnya, laptopnya yang masih dalam masa garansi itu kemudian dikabarkan lenyap tak terlacak.
"Laptop saya dan seluruh kontennya lenyap. Best Buy hanya menawarkan kompensasi yang rendah atas kehilangan ini," ungkap Cambell seperti dikutip detikINET dari AFP, Kamis (14/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Campbell menyatakan, gugatan raksasa sebesar US$ 54 juta itu bukanlah untuk mengganti kerugian laptop dan kontennya melainkan agar Best Buy serius memperhatikan risiko pencurian identitas akibat hilangnya laptop. Best Buy sendiri menyatakan bahwa mereka menyayangkan masalah ini harus dibawa ke jalur hukum. (fyk/fyk)