Scanner itu bermerek ProVision buatan pabrikan L3 Security & Detection System, Amerika Serikat. "Kita bisa melihat semuanya. Bahkan kerangka kita juga kelihatan," kata Kepala Cabang PT Angkasa Pura (AP) II Haryanto pada detikcom, menjelaskan kecanggihan alat itu.
Lalu kapan alat itu dipasang? "Sudah ada rencana untuk memasang alat itu. Tapi hingga sekarang belum dipasang," jawab Haryanto, Selasa (12/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anggota Komisi Perhubungan DPR Abdullah Azwar Anas membenarkan bahwa DPR merestui Dephub membeli scanner baru untuk bandara. "Dulu memang sudah ada rekomendasi untuk membeli alat yang dapat melihat lebih detail," katanya. Namun Abdullah belum mengetahui jika alat canggih itu bermerek ProVision dari L3.
DPR menyetujui pembelian alat canggih untuk dipasang di bandara untuk alasan keselamatan. "Keselamatan pesawat tidak hanya di pilot, tapi semuanya terkait, dari kargo dan bawaan penumpang. Di sini saya berharap administrator bandara bisa bekerja maksimal," ujar Menteri Perhubungan Kabinet Bayangan bentukan politisi muda DPR ini. (ary/ash)