Pemerintah India meminta Whatsapp untuk menunda peluncuran fitur username karena dapat meningkatkan risiko kejahatan online. Menurut pengamatan dari TechCrunch, sejumlah username tercatat hampir mirip dengan tokoh politik di India.
Misalnya 'indiamodi' dan shahrukh.actor, keduanya memicu kekhawatiran karena hampir sama dengan nama Perdana Menteri India Narendra Modi serta aktor terkenal Shah Rukh Khan.
Kekhawatiran itu muncul karena username dapat memberikan kemudahan bagi penipu tanpa menampilkan nomor telepon.
Melansir TechRadar, Sabtu (18/7/2026), WhatsApp menyampaikan penjelasan dan solusi dari ketakutan tersebut. Menurut bagian dari Meta itu, WhatsApp sudah menyiapkan username untuk tokoh politik, para VIP, hingga seleb.
"Orang-orang membuat klaim palsu tentang pemesanan nama pengguna populer atau terkenal," kata WhatsApp.
"Ini tidak benar, hanya pemilik akun yang sah yang dapat memesan nama tokoh publik terkenal," sambungnya. Pernyataan yang sama diulangi oleh pemilik WhatsApp, Meta, ketika dihubungi oleh TechCrunch.
Namun, tidak jelas berapa banyak variasi nama dan identitas terkenal yang tercakup dalam blokir ini. Kendati demikian, modus kejahatan yang ditakutkan adalah dimungkinkannya memasukkan ejaan, angka, dan kata-kata tambahan yang berbeda untuk meniru nama tokoh terkenal.
Memang, masalah nama pengguna adalah tantangan yang harus dihadapi semua platform media sosial, termasuk Instagram dan Facebook milik Meta. Akan tetapi dengan WhatsApp, koneksinya lebih langsung dan potensi penipuan menjadi lebih masuk akal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

