Digebuk Pembajak, Hollywood Banting Harga DVD Dibawah Gocap
- detikInet
Jakarta -
Selama ini Cina terkenal sebagai 'surga' produsen barang bajakan. Berbagai macam produk 'aspal' ditawarkan dengan harga jauh di bawah harga standar produk aslinya. Tentu saja hal ini membuat para produsen produk asli ketar-ketir, apalagi konsumen di negeri tirai bambu ini juga menyukai produk bajakan tersebut.Sejumlah studio dan produsen film Hollywood yang melansir produknya dalam bentuk DVD pun terpaksa mengalkulasi ulang strateginya agar tidak terlibas oleh produk setipe 'made in Cina' tersebut. Caranya adalah dengan memasok keping DVD yang lebih ekonomis, alias banting harga.Dengan strategi banting harga, diharapkan para konsumen tidak lagi menggunakan alasan harga yang mahal ketika harus memilih produk original. Salah satu studio film yang menggunakan strategi ini adalah Paramount, setelah mengikuti rekan sejawatnya yaitu Warner Bros dan Fox yang telah terlebih dahulu membuka gerai DVD di Cina.Dengan demikian, film-film yang dirilis Paramount bakal dijual di bawah harga Rp 50 ribuan, atau tepatnya USD 3(USD1 = Rp 9175, sumber: detikcom). Harga tersebut tentunya cukup bersaing dengan DVD bajakan di Cina yang dijual di kisaran harga US$1 - US$1,5.Bahkan, Softpedia yang dikutip detikINET, Selasa (13/11/2007) melansir, Paramount telah berkomitmen untuk mendistribusikan film terbaru mereka paling lama berselang 2 bulan setelah dirilis untuk sampai di Cina. Tujuannya adalah untuk menekan tingginya pembajakan film di negara dengan potensi konsumen yang sangat besar tersebut.
(dbu/dbu)