Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Bantah Ber-Internet di LP, Imam Samudra Tantang Golose

Bantah Ber-Internet di LP, Imam Samudra Tantang Golose


- detikInet

Jakarta - Imam Samudra membantah pemberitaan dan tudingan polisi bahwa dirinya mengontrol jaringan teroris dari bilik penjara dengan berkomunikasi lewat Internet. Samudra juga menantang Kombes Pol Petrus Reionhard Golose untuk membuktikan. Bantahan Samudra ini disampaian lewat kuasa hukumnya, Tim Pembela Muslim (TPM). "Mana mungkin ia (Imam Samudra) melakukannya. Mana mungkin ia membawa laptop ke dalam penjara yang super ketat. Kalau memang iya, seharusnya ia diperiksa sebagai saksi kunci," kata kordinator TPM Mahendradatta di kantornya, Jl. Fatmawati No 22 F-G, Jakarta Selatan, Jumat,( 21/9/2006).Untuk membuktikan ketidakterlibatannya, lewat surat tangan yang ditulis khusus untuk kasus ini, Imam Samudra menantang Petrus Reionhard Golose mencoba sendiri dalam posisi seperti dirinya. P.R. Golose adalah Direktur IT Dan Cyber Crime Bareskrim Mabes Polri yang membawa kasus ini ke media."Coba saja Petrus Golose disekap di tempat tersebut. Kemudian 4 lapis pintu superketat, kunci keras bagian dalam, dikontrol 24 jam. Kemudian di luar LP dilapisi Detasemen khusus yang lengkap dengan senjata, " kata Imam Samudra dalam surat yang ia titipkan kepada TPM.Dengan penjagaan super ketat dan jika terbukti memakai laptop, Imam Samudra menimpakan kesalahan kepada pemerintah yang telah ceroboh sehingga dapat kecolongan. "Jika barang segede itu bisa masuk, berarti yang salah Menteri Hakim dan HAM, Dirjen, Kanwil, Kalapas, KDLP, dan seluruh petugas LP. Juga Detasemen khusus, "tulisnya dalam surat itu.Di akhir suratnya, ia sempat bercanda. Bahwa isu laptop hanya untuk menggeser popularitas Noordin M. Top yang belum tertangkap polisi. "Tak ada rotan akar pun jadi. Tak ada Noordin M. Top laptop pun jadi. Top memang Top," sangkal Imam Samudra sembari berpantun. (Ari/nks)





Hide Ads
LIVE