Demi Warnet, Remaja Cina Bikin KTP Palsu
- detikInet
Jakarta -
Bila di Indonesia aksi 'nembak' KTP banyak digunakan untuk keinginan dini dalam hal mengendarai kendaraan bermotor, lain halnya di Cina.Seperti yang dikutip detikINET dari AP, Kamis (31/08/2006), kalangan remaja bawah umur di negeri tirai bambu banyak yang membuat kartu identitas (Kartu Tanda Penduduk/KTP) palsu demi memenuhi hasratnya bermain di warnet.Hal tersebut dilakukan dalam aksi pembangkangan terhadap regulasi Cina yang tidak memperkenankan remaja bawah umur meggunakan fasilitas cafe internet atau warnet."Mereka (remaja di bawah umur) rela membuat identitas palsu seharga 100 Yuan (sekitar Rp125.000-red.) dari pembuat kartu palsu dan dengan mudahnya memasuki dan menggunakan fasilitas internet cafe yang tentunya dilarang," jelas pembicara kepolisian Beijing.Regulasi yang dibuat Cina tersebut rupanya membuat pengusaha pembuat KTP palsu semakin menjamur. Bahkan, untuk memasarkan 'produk'nya, mereka hingga beriklan melalui flyer, grafiti di daerah sekolah hingga penawaran melalui SMS.Fenomena ini memaksa pemerintah Cina mengeluarkan sistem KTP yang kini sudah ditanamkan Chip encoded. Hal tersebut merupakan upaya untuk lebih mudah mengidentifikasi KTP palsu.Dijelaskan kepolisian, pihaknya setiap hari sampai harus menurunkan tenaga ekstra untuk melakukan inspeksi ke setiap warnet, demi menangkap para 'penipu umur' yang bergelimangan itu.Pun, remaja bawah umur tersebut masih boleh bermain di warnet, dengan catatan bila ada orang dewasa yang melakukan registrasi pada loket sebelum penggunaan.Regulasi mengenai pelarangan penggunaan warnet bagi remaja bawah umur ini dikeluarkan Dewan negara Cina, 16 November 2002 silam. (amz)
(amz/)