Seminggu Siaran TV Digital, Menkominfo: Masyarakat Sudah Menunggu

Seminggu Siaran TV Digital, Menkominfo: Masyarakat Sudah Menunggu

ADVERTISEMENT

Seminggu Siaran TV Digital, Menkominfo: Masyarakat Sudah Menunggu

Agus Tri Haryanto - detikInet
Rabu, 09 Nov 2022 19:43 WIB
Kominfo akan mematikan siaran TV analog mulai hari ini, Rabu (2/11). Ada 14 daerah yang terdampak penerapan Analog Switch Off (ASO) di Jabodetabek.
Masyarakat bisa menonton siaran TV digital pada TV analog dibantu dengan Set Top Box (Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom)
Bekasi -

Satu minggu setelah dilaksanakan suntik mati TV analog atau Analog Switch Off (ASO), Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengungkapkan akan terus memperluas jangkauan siaran TV digital.

Pada 2 November 2022, pemerintah yang dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah mematikan siaran TV analog di 230 kabupaten/kota, termasuk wilayah Jabodetabek yang merupakan pusat kegiatan pertelevisian tanah air.

"(Penerapan ASO-red) ini berjalan dengan baik. Kami sudah meminta agar wilayah siaran yang lain dimulai juga (siaran TV digital)," ujar Menkominfo di lokasi pembangunan Pusat Data Nasional, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (9/11/2022).

Menkominfo menjelaskan saat peralihan siaran TV analog ke TV digital beberapa waktu lalu, masyarakat menyambutnya dengan baik. Mereka merasakan manfaat dari siaran digital tersebut.

"Sampai saat ini bagus, masyarakat di Jabodetabek sudah menikmati multichannel, full siaran digital, sudah menikmati siaran TV digital yang jernih, bersih, tinggi kualitasnya. Masyarakat dalam survei kami, masyarakat itu sudah menunggu kapan ASO, begitu sudah ASO mereka siapkan," ucapnya.

Siaran TV digital ini memiliki keunggulan dengan keberadaan sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS) yang akan jadi peringatan kepada masyarakat setempat jika terjadi bencana alam di lingkungan sekitar, yang harapannya masyarakat dapat dievakuasi dengan cepat setelah menerima informasi tersebut. Jika televisi yang digunakan saat ini belum menyediakan fitur Digital Video Broadcasting - Second Generation Terrestrial (DVB-T2) diperlukan peralatan tambahan berupa Set Top Box (STB).

Fitur lainnya di siaran TV digital, yaitu sinyal siaran yang lebih stabil berkat adanya teknologi DVB-T2, TV digital ramah keluarga karena penonton bisa membatasi program acara sesuai usia dengan teknologi parental lock, dan fitur Electronic Program Guide (EPG) untuk melihat kategori, jadwal, dan deskripsi acara.

Di sisi lain, distribusi set top box gratis untuk wilayah Jabodetabek, kata Menkominfo, sudah disalurkan kepada penerima manfaat, yakni kelompok rumah tangga miskin ekstrem.

Peralihan siaran TV analog ke TV digital ini merupakan digitalisasi di bidang penyiaran yang dilakukan pemerintah melalui Kementerian Kominfo. Siaran analog sudah mengudara sekitar 60 tahun di Indonesia dan sudah saatnya memasuki masa pensiunnya.

Adapun suntik mati TV analog ini juga telah diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2021 tentang Pos, Telekomunikasi, dan Penyiaran (Postelsiar).



Simak Video "Mahfud Md Sampaikan Daftar Stasiun TV yang Masih Bandel Siaran Analog"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT