Mimpi Jokowi Ingin RI Bisa Cetak Startup Decacorn Lagi

ADVERTISEMENT

Mimpi Jokowi Ingin RI Bisa Cetak Startup Decacorn Lagi

Agus Tri Haryanto - detikInet
Selasa, 16 Agu 2022 17:10 WIB
Presiden Joko Widodo berjalan seusai menyampaikan pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR - DPD Tahun 2022 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2022). ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Jokowi Ingin RI Bisa Cetak Startup Decacorn Lagi. Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengharapkan ada penambahan lagi perusahaan rintisan digital (startup) yang bergelar decacorn, yang mana saat ini masih dapat dihitung dengan jari.

Startup decacorn adalah perusahaan yang nilai valuasinya sudah di atas USD 10 miliar atau setara dengan Rp 140 triliun. Decacorn merupakan level tertinggi yang dicapai startup Indonesia saat ini setelah sebelumnya telah melampaui level unicorn atau startup yang evaluasinya USD 1 miliar atau Rp 14 triliun.

Disampaikannya, transformasi struktural terus dilakukan Pemerintah Indonesia untuk membangun mesin pertumbuhan ekonomi yang lebih solid dan berkelanjutan. Hilirisasi industri untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi harus diperkuat.

Selain itu, ekonomi hijau terus didorong dan penggunaan produk dalam negeri harus diprioritaskan, guna mengurangi ketergantungan impor.

"Ekonomi digital juga difasilitasi agar UMKM naik kelas dan melahirkan decacorn baru kelas dunia di masa depan," ujar Jokowi dalam Pidato Nota Keuangan di Gedung MPR/DPR, Selasa (16/8/2022).

Sekedar informasi, dua startup decacorn Indonesia saat ini, yaitu GoTo yang merupakan induk perusahaan dari Gojek dan Tokopedia, dan satu decacorn lagi adalah J&T Express. Sementara sembilan startup unicorn, yakni Ajaib, Traveloka, Ovo, Tiket.com, JD.ID, Bukalapak, Kopi Kenangan, Blibli, dan Xendit.

Jokowi menuturkan untuk menghadapi tantangan di masa mendatang, maka kebijakan fiskal tahun 2023 diarahkan untuk mendukung peningkatan produktivitas untuk transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Strategi yang akan ditempuh adalah salah satunya akselerasi pembangunan infrastruktur pendukung transformasi ekonomi, khususnya pembangunan infrastruktur di bidang energi, pangan, konektivitas, serta Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Jokowi menganggarkan Rp 3.041,7 triliun untuk pemerintahan di 2023. Untuk pembangunan infrastruktur dianggarkan Rp 392 triliun yang diarahkan untuk mendukung penguatan penyediaan pelayanan dasar; mendukung peningkatan produktivitas melalui infrastruktur konektivitas dan mobilitas; menyediakan infrastruktur energi dan pengan yang terjangkau, andal, dan memperhatikan aspek lingkungan; serta pemerataan infrastruktur dan akses TIK.



Simak Video "Prediksi Jokowi: 800 Juta Orang di Dunia Terancam Kelaparan"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT