Tujuh 'Anak' Ristek Segera Deklarasikan Open Source
- detikInet
Jakarta -
Tujuh lembaga non departemen yang berada dibawah naungan Kementerian Negara Riset dan Teknologi (Ristek) segera menyusul dalam mengimplementasikan penggunaan software berbasis open source. Hal itu diungkap Asisten Deputi Pengembangan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Ristek Engkos Koswara."Setelah Ristek implementasikan penggunaan open source, segera menyusul tujuh lembaga non departemen di bawah Ristek seperti LAPAN, LIPI, BPPT, BATAN, BAPETEN, Bakosurtanal, dan BSN," kata Engkos ketika berbincang-bincang dengan detikINET di Gedung BPPT Ristek, Jakarta, Kamis (15/6/2006).Engkos sendiri tidak bisa memastikan jumlah komputer yang dimigrasikan ke Sistim Operasi berbasis Linux itu. "Badan-badan penelitian itu kan tersebar di seluruh Indonesia, di tiap provinsi ada, yang pasti banyak sekali," ujarnya.Dia pun menjelaskan, pengimplementasian open source di tujuh lembaga itu memerlukan waktu. Itu dikarenakan belum banyak software yang bisa digunakan untuk penelitian yang sifatnya kritis, seperti untuk riset tenaga atom dan nuklir. "Tapi yang pasti, dalam waktu dekat ini untuk sistim operasi dan aplikasi perkantoran, bisa segera dimigrasikan," imbuh Engkos.Kabid Analis Pengembangan Perangkat Lunak Ristek Kemal Prihatman, berharap implementasi itu bisa mulai digulirkan per Agustus 2006. "Jadi bertepatan dengan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional," ujarnya.Tapi sebelum implementasi besar-besaran itu digelar, menurut Kemal, pihaknya perlu segera membentuk konsorsium untuk membentuk supporting group dan help desk bila menemui masalah dalam implementasi open source tersebut kelak. (rou)
(rou/)