Lembaga Penyiaran Diminta Sosialisasikan Migrasi TV Analog ke Digital

Lembaga Penyiaran Diminta Sosialisasikan Migrasi TV Analog ke Digital

Jihaan Khoirunnissa - detikInet
Rabu, 27 Apr 2022 21:39 WIB
Ilustrasi migrasi TV analog ke digital atau Analog Switch Off (ASO).
Foto: Getty Images/EyeEm/Rene Wassenbergh / EyeEm
Jakarta -

Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika Rosarita Niken Widyastuti mendorong lembaga penyiaran ikut serta dalam mensosialisasikan adanya migrasi program ke siaran TV Digital kepada masyarakat. Hal ini Hal ini menyusul Analog Switch Off (ASO) atau penghentian siaran TV analog yang akan dilakukan pada 30 April 2022 mendatang, tepat pukul 24.00 WIB.

"Kalau tidak, bisa kehilangan penonton karena tidak mengetahui siaran atau programnya telah bermigrasi ke TV Digital," kata Niken dalam keterangan tertulis, Rabu (27/4/2022).

Dijelaskan Niken, salah satu cara untuk memikat penonton setia yaitu dengan menampilkan konten unggulan di siaran TV Digital. Menurutnya, dengan beralih ke siaran TV digital juga akan memberikan banyak manfaat.

"Publik memperoleh penyiaran yang berkualitas. Bahasa sederhananya, siaran yang diterima masyarakat tidak ada lagi semutnya, dan tidak ada gangguan sinyal meskipun sedang hujan," jelasnya.

Untuk itu, pihaknya terus mendorong masyarakat bermigrasi ke siaran TV Digital lebih cepat. Senada, Plt. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Kementerian Kominfo Ismail menyarankan agar masyarakat segera beralih ke siaran TV Digital, dan melengkapi pesawat televisi analog dengan Set Top Box (STB) atau mengganti televisi tanpa menunggu batas akhir pengakhiran siaran TV analog.

Lebih lanjut Ismail mengungkapkan saat ini infrastruktur multipleksing dan siaran digital sudah tersedia di 56 wilayah layanan siaran, yang mencakup 166 kabupaten dan kota sebagai lokasi implementasi tahap pertama.

"Di seluruh daerah yang telah dijadwalkan ASO tahap pertama, saat ini sudah terdapat siaran digital dan infrastruktur multipleksing yang dibutuhkan bagi setiap Lembaga Penyiaran untuk melakukan peralihan dari analog ke digital telah siap untuk mendukung ASO pada 30 April 2022 mendatang," tuturnya.

Cara Beralih ke Siaran TV Digital

Diketahui, siaran TV analog akan berhenti mengudara pada 30 April 2022 mendatang. Setelah tanggal tersebut, maka masyarakat di 166 kabupaten/ kota sudah tidak lagi bisa menikmati siaran TV analog.

Adapun untuk beralih ke siaran TV Digital mudah. Pertama adalah memeriksa pesawat televisi masing-masing. Lakukan scanning ulang program siaran. Pesawat televisi yang sudah ada tuner standar DVBT2 di dalamnya, otomatis televisi digital bisa menangkap dan menayangkan program-program siaran TV Digital.

Namun, apabila setelah lakukan pindai ulang program, dan siaran yang ada di televisi masih sama dengan sebelumnya, berarti pesawat televisi masih analog. Jika gambar masih sama, maka dipastikan siaran TV digital belum tertangkap. Karena siaran TV digital memiliki gambar yang bersih dan suara canggih.

Sebagai informasi, pesawat TV analog memerlukan alat tambahan bernama Set Top Box (STB) DVBT2 untuk menangkap sinyal Digital. Akan tetapi, perlu diperhatikan saat membeli STB ada tanda sertifikasi dari Kominfo sebagai jaminan kesesuaian teknologi, spesifikasi teknis dan keamanannya.



Simak Video "Wilayah Jabodetabek Siap-siap Migrasi TV Analog ke Digital"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/ega)