Apa Itu Siaran TV Digital Pengganti TV Analog Tahun Depan

Apa Itu Siaran TV Digital Pengganti TV Analog Tahun Depan

Agus Tri Haryanto - detikInet
Rabu, 15 Des 2021 07:15 WIB
Close-up of a remote control sitting on a couch in an empty modern living room.
Mengenal Apa Itu Siaran TV Digital Pengganti TV Analog Tahun Depan. Foto: Getty Images/Melissa Ross
Jakarta -

Pemerintah akan mulai melakukan migrasi TV analog ke digital mulai tahun depan. Indonesia akan memasuki babak era penyiaran baru dengan suntik mati siaran TV analog yang diadopsi selama 60 tahun lamanya. Apa itu siaran TV digital?

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menjelaskan bahwa siaran TV digital menggunakan modulasi sinyal digital dan sistem kompresi, yang mana itu akan menghadirkan kualitas gambar lebih bersih, suara jernih, dan teknologinya lebih canggih.

Apabila masyarakat masih memiliki jenis TV tabung, siaran TV digital masih bisa tetap diterima. Asalkan didukung dengan perangkat bernama Set Top Box (STB).

Perbedaan TV analog dan TV digital ada pada sinyal yang dipancarkan dari kedua siaran tersebut. Apabila sinyal pada TV analog ditransmisikan melalui sinyal radio, yang terbagi dalam format video dan audio.

Sinyal video ditransmisikan dalam gelombang AM, sementara audio ditransmisikan dalam gelombang FM. Sedangkan, TV digital menerima transmisi sinyal dalam bentuk format "bit" atau data informasi.

Manfaat siaran TV digital tidak hanya gambar bersih dan suara jernih, tapi ada fitur-fitur yang berguna bagi masyarakat, salah satunya soal sistem peringatan dini alias Early Warning System (EWS).

Fitur EWS jadi daya menarik di siaran TV digital, di mana masyarakat dapat langsung menerima apabila bencana terjadi, seperti gunung api meletus, tsunami, gempa bumi, longsor, maupun kebakaran hutan terjadi di sekitar lokasi.

Fitur lainnya di siaran TV digital, yaitu sinyal siaran yang lebih stabil berkat adanya teknologi DVB-T2, TV digital ramah keluarga karena penonton bisa membatasi program acara sesuai usia dengan teknologi parental lock, dan fitur Electronic Program Guide (EPG) untuk melihat kategori, jadwal, dan deskripsi acara.

Rencana distribusi set top box gratis TV digital kepada keluarga miskin untuk membantu menikmati siaran TV digital.Rencana distribusi set top box gratis TV digital kepada keluarga miskin untuk membantu menikmati siaran TV digital. Foto: Screenshot

Di satu sisi, migrasi TV analog ke digital atau Analog Switch Off (ASO) ini akan menghemat penggunaan spektrum pita frekuensi 700 MHz, yang mana sisa dari penghematan tersebut bisa untuk pengembangan teknologi 5G di Indonesia.

"Dengan teknologi digital, spektrum frekuensinya digunakan lebih sedikit, tapi jumlah siaran (TV digital) bertambah, kualitas membaik. Manfaat buat masyarakat ada, pemerintah ada, dan dunia pertelevisian juga demikian," ujar Dirjen SDPPI Kementerian Kominfo, Ismail.

Dan, yang perlu digarisbawahi dengan keunggulan dan manfaat siaran TV digital mengudara itu dapat diakses secara gratis oleh masyarakat.

"Saya ingin meluruskan, banyak masyarakat yang masih berpikir siaran TV digital itu berbayar, internet, berlangganan kabel atau satelit, pakai smart TV, pola pikir itu salah. Siaran TV digital gratis, tidak berbayar, menggunakan antena biasa," kata Direktur Penyiaran Kementerian Kominfo Geryantika Kurnia menegaskan.

Saat ini pemerintah melalui Kementerian Kominfo mempersiapkan proses migrasi TV analog ke digital yang dimulai tahun depan, termasuk bantuan Set Top Box (STB) gratis TV digital.

Semula, suntik mati TV analog itu dilakukan pada 17 Agustus kemarin. Hanya saja pandemi COVID-19 yang masih terjadi, Kominfo memutuskan untuk melakukan penyesuaian jadwal.

Dari yang awalnya penghentian TV analog tersebut di seluruh Indonesia dilakukan dalam lima tahap, kini menjadi tiga tahap saja dimulai pada 30 April 2020 dan berakhir 2 November 2022.



Simak Video "Migrasi TV Analog ke Digital Akan Dimulai April 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/afr)