Gegara Squid Game, Provider Internet Korsel Gugat Netflix

Gegara Squid Game, Provider Internet Korsel Gugat Netflix

Virgina Maulita Putri - detikInet
Minggu, 03 Okt 2021 06:34 WIB
Permainan Squid Game mirip dengan permainan tradisional Indonesia
Provider Internet Korsel Gugat Netflix Gegara Squid Game Foto: Screenshoot instagram @netflixid
Jakarta -

SK Broadband, penyedia layanan internet (ISP) asal Korea Selatan menggugat Netflix. Mereka menuntut Netflix untuk membayar biaya penggunaan traffic seiring popularitas serial Squid Game.

Gugatan ini dilayangkan setelah pengadilan Seoul mengatakan, Netflix seharusnya membayar ISP atas jaringan yang mereka gunakan. Regulator Korea Selatan juga sebelumnya mengkritik penyedia konten seperti Netflix yang tidak membayar biaya penggunaan jaringan padahal traffic-nya sangat tinggi.

Netflix mengatakan mereka akan meninjau gugatan SK Broadband, serta terus berdialog dan mencari cara untuk bekerjasama dengan SK Broadband untuk memastikan konsumen kedua perusahaan tidak terdampak, seperti dikutip dari Reuters, Minggu (3/10/2021).

Popularitas Netflix di Korea Selatan memang terus meningkat, bahkan sebelum Squid Game hadir. Platform streaming asal Amerika Serikat itu merupakan platform penghasil traffic data terbesar kedua di Korea Selatan setelah YouTube.

Meski begitu, SK Broadband mengatakan kedua perusahaan itu tidak membayar biaya penggunaan jaringan. Padahal perusahaan teknologi lainnya seperti Amazon, Apple dan Facebook turut membayar biaya penggunaan jaringan.

SK Broadband mengklaim traffic Netflix yang mereka tangani meningkat pesat, dari 50 Gigabit per detik pada Mei 2018 menjadi 1.200 Gigabit per detik pada September 2021. Lonjakan ini dipengaruhi kesuksesan serial Netflix asal Korea Selatan, termasuk Squid Game dan D.P.

Kasus ini sebenarnya merupakan gugatan balik dari SK Broadband. Tahun lalu, Netflix pertama kali menggugat SK Broadband karena merasa tidak perlu membayar biaya penggunaan jaringan karena kewajiban mereka hanya membuat konten dan membuatnya bisa diakses pengguna.

Tapi Netflix kalah dalam gugatan itu, dan pada Juni 2021 Pengadilan Distrik Seoul mengatakan SK Broadband dianggap menyediakan layanan berbiaya sehingga masuk akal bagi Netflix untuk memberikan sesuatu sebagai imbalan atas layanan tersebut.

Netflix kemudian mengajukan banding atas putusan tersebut, dan proses hukumnya akan dimulai pada Desember mendatang. SK Broadband memperkirakan biaya penggunaan jaringan yang harus dibayarkan oleh Netflix di tahun 2020 saja mencapai 27,2 miliar Won (Rp 328 miliar).

Sebelumnya juru bicara Netflix mengatakan Squid Game akan menjadi program terbesar mereka di seluruh dunia. Squid Game juga menjadi serial Korea pertama yang menjadi program nomor satu di Netflix AS.

Tonton juga liputan tentang Pos Bloc yang bisa menjadi coworking space di daerah Pasar Baru berikut ini:

[Gambas:Video 20detik]



(vmp/agt)