Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Petugas Keamanan Dituduh Bobol Database GM?

Petugas Keamanan Dituduh Bobol Database GM?


- detikInet

Jakarta - Seorang mantan petugas keamanan di pusat teknis General Motors (GM), dituduh telah mengambil data-data nomor Jaminan Sosial karyawan GM. Konon, data tersebut dipakai untuk membobol database kendaraan karyawan GM.Adalah James S. Green II, 35, pemuda asal Washington Township, yang mengetahui siapa saja karyawan yang memakai mobil kantor milik GM. Green mengirimkan e-mail gadungan ke para karyawan tersebut, dan menanyakan pendapat mereka tentang mobil yang mereka pakai. Kapten Anthony Wickersham, Sheriff Macomb County mengatakan hal itu.Wickersham mengatakan bahwa Green mendapatkan nomor Jaminan Sosial sekitar 100 orang karyawan GM dari wilayah Detroit. Green mengirimkan e-mail yang berkedok sebagai wakil dari program evaluasi kendaraan perusahaan GM.Green didakwa atas tuduhan delapan kali mencuri, memiliki atau memindahkan informasi identitas pribadi, satu kali memakai komputer untuk melakukan kejahatan dan satu kasus lagi tidak berhubungan dengan GM. Gelagat Green mulai ketahuan sesudah dia mengirimkan 10 persen dari obligasi senilai US$ 50.000 (US$ 1 = Rp 9.175 Sumber: detik.com)."Sangat menakutkan mengetahui bahwa orang ini mempunyai informasi pribadi banyak orang," kata Wickersham, seperti diberitakan Associated Press dan dikutip detikINET Kamis (16/3/2006).Sementara itu, juru bicara GM Geri Lama menuturkan para karyawan curiga karena e-mail tersebut datang dari alamat Yahoo. Mereka memberitahu keganjilan ini ke perusahaan keamanan GM dan melaporkannya ke deputi Macomb County.Perusahaan keamanan mengidetifikasi Green sebagai tersangka. Green rupanya mendapatkan nomor Jaminan Sosial terkait ketika masih bekerja di salah satu perusahaan keamanan private, namun para pejabat tidak yakin persis bagaimana Green melakukannya. Menurut GM, semua karyawan yang terimbas sudah dikabari, walaupun belum ada bukti Green melakukan hal lain pada informasi tersebut. Wickersham meminta agar karyawan memeriksa laporan kredit mereka dan memberitahu perusahaan kartu kredit untuk memonitor penipuan. (dwn) (dwn/)





Hide Ads