Apple Digugat Karena Klaim Berlebihan iPhone Tahan Air

Apple Digugat Karena Klaim Berlebihan iPhone Tahan Air

Josina - detikInet
Selasa, 27 Apr 2021 11:20 WIB
TOKYO, JAPAN - MARCH 31:  A customer tries an Apple Inc. iPhone SE at the companys Omotesando store on March 31, 2016 in Tokyo, Japan. Apple Inc. launched its iPhone SE and iPad Pro 9.7 inch on March 31, 2016 in Japan. (Photo by Tomohiro Ohsumi/Getty Images)
Foto: Tomohiro Ohsumi/Getty Images
Jakarta -

Apple dituntut karena klaim iklan mereka yang berlebihan pada perangkat iPhone-nya yang disebut tahan terhadap cairan. Ini bukan pertama kalinya Apple menghadapi tuntutan hukum atas klaim tahan air.

Seperti kebanyakan produsen ponsel pintar lainnya, Apple merancang desain tahan air dalam jajaran iPhone-nya dengan tingkat ketahanan yang diklaim terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Lalu ada juga laporan yang membuktikan iPhone memang cukup baik ketahanan airnya, misalnya baru-baru ini iPhone yang dijatuhkan di danau diambil beberapa bulan kemudian dapat berfungsi kembali bahkan tanpa perlindungan air tambahan.

Namun, gugatan yang diajukan pada Sabtu (25/4) di pengadilan New York mengklaim bahwa Apple telah melebih-lebihkan kemampuan tahan air pada iPhone-nya sebagaimana dilansir detiKINET dari Apple Insider.

Kasus ini terdaftar sebagai keluhan gugatan perwakilan kelompok dimana Antoinette Smith terdaftar sebagai penggugat yang mewakili semua orang yang memiliki kasus serupa.

Pengajuan 13 halaman tersebut ditujukan pada referensi Apple untuk tahan air. Misalnya, iPhone 7 dipasarkan memiliki perlindungan IP67 yang menawarkan ketahanan air maksimum kedalaman 1 meter hingga 30 menit.

Untuk iPhone 11 Pro dan Pro Max, Apple memberi label IP68, dengan klaim yang ditingkatkan untuk kedalaman bertahan 4 meter hingga 30 menit. iPhone 12 lebih baik lagi, hingga 6 meter dengan durasi waktu setengah jam.

Gugatan tersebut mengklaim, meski ada peningkatan resistensi air di iPhone yang lebih baru, tapi hanya didasarkan pada tes laboratorium yang menggunakan air statis dan murni. Berarti bahwa di dunia nyata di mana air mungkin tidak sebersih itu, dapat mengakibatkan ponsel rusak dan tidak tercakup dalam garansi karena air mengandung klorin atau garam.

Artinya, konsumen yang berdiri di tepi kolam atau laut dan perangkatnya terciprat atau terendam dan kemudian rusak, akan ditolak garansinya karena airnya mengandung klorin atau garam.

Gugatan tersebut mengatakan Apple biasanya menolak garansi perangkat yang indikator kontaknya telah berubah jadi merah, meski faktanya mereka menyarankan pelanggan untuk membilas iPhone yang mungkin basah dari cairan seperti jus atau kopi, tetapi dengan cara yang dapat menyebabkan indikator tersebut menjadi merah. Dengan demikian memungkinkan Apple untuk menolak garansi tersebut.



Simak Video "Apple Dikabarkan Sedang Buat iPhone Layar Lipat"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fay)