Menkominfo Undang Pengusaha Jepang Investasi 3G
- detikInet
Jakarta -
Menteri Komunikasi dan Informatika Sofyan Djalil menilai apresiasi pasar terhadap 3G sangat bagus. Untuk itu, dia mengundang pengusaha Jepang untuk berinvestasi 3G di Indonesia."Ada 120 juta orang yang punya akses mobile. Paling sedikit setengahnya diharapkan akan memakai 3G," katanya saat ditemui wartawan di sela-sela seminar 'The Act Seminar' yang berlangsung di Hotel Hilton, Jakarta, Senin (6/3/2006). "Dengan ini saya mengundang investor dari Jepang untuk masuk dalam bisnis ini," imbuhnya.Seminar tersebut adalah yang keenam, membicarakan masalah energi terbarukan, penanganan lingkungan dan teknologi telekomunikasi dan informatika. Seminar tersebut diikuti para pengusaha asal Jepang. "Saat ini pemerintah sudah mengeluarkan policy baru yang lebih transparan dan kompetitif dalam penataan frekuensi. Kita dapat mengumpulkan uang dalam 10 tahun antara Rp 24-30 Triliun untuk tender 3G saja," paparnya.Sofyan menyadari, teknologi 3G saat ini masih dianggap teknologi mahal. "Khususnya untuk handset, paling murah sekitar US$400. Tapi itu akan bisa turun dengan cepat hingga mencapai US$200 jika pemakainya banyak. Nanti diharapkan harga handset itu turun lagi di bawah US$200," paparnya.Sofyan memperkirakan, para operator pemegang lisensi 3G cukup siap dari segi permodalan. "Lima operator besar yang bergerak di bidang 3G akan menyiapkan capex (capital expenditure-red) mereka paling sedikit Rp 30 triliun tahun ini. Itu investasi untuk 3G saja," paparnya. (nks)
(nks/)