Google Digugat ke Pengadilan Gegara Mode Incognito di Chrome

Google Digugat ke Pengadilan Gegara Mode Incognito di Chrome

Rachmatunnisa - detikInet
Selasa, 16 Mar 2021 20:20 WIB
Berikut ini adalah beberapa manfaat menggunakan Google Incognito, melansir BD Tech Talks.
Mode Incognito di Chrome Seret Google ke Pengadilan. Foto: Google
Jakarta -

Google tak punya pilihan selain harus menghadapi dan menyelesaikan gugatan terkait fungsi pelacakan pada mode incognito atau penyamaran di browser Chrome.

Dikutip dari Bloomberg, Selasa (16/3/2021) Hakim Lucy Koh telah menolak permintaan Google untuk menutup kasus gugatan class action tersebut. Hakim Koh memutuskan bahwa Google bersalah karena tidak memberi tahu pengguna bahwa mereka masih mengumpulkan data saat mode privasi incognito di browser Chrome diaktifkan.

Putusan ini memberi penggugat cukup alasan untuk melanjutkan kasus mereka. Para pelapor utama dalam gugatan tersebut menuduh Google telah menyesatkan pengguna. Pasalnya, pengguna tidak diberi tahu bahwa Google tetap memantau pengguna dalam mode tersebut.

Sementara itu, sang raksasa mesin pencarian internet ini berargumen bahwa pengguna sebenarnya telah menyetujui kebijakan privasinya dan dengan demikian seharusnya sudah tahu bahwa Google sedang mengumpulkan data meski ketika mereka mengaktifkan mode incognito di Chrome.

Disebutkan Google bahwa mode incognito tidak berarti 'tidak terlihat' sama sekali, dan Google masih dapat melihat aktivitas penggunanya. Adapun batasan mode incognito, menurut Google adalah untuk menjaga riwayat pencarian dan cookie lokal si pengguna.

Tidak diketahui apakah masyarakat umum memahami perilaku incognito yang sebenarnya. Namun gugatan tersebut dapat memaksa Google untuk secara lebih eksplisit memberi tahu pengguna apa yang dikumpulkan dan tidak dikumpulkannya.

Keluhan yang diwakili lewat gugatan class action ini juga berfungsi sebagai kritik terhadap Google yang mengubur informasi penting dalam persyaratan layanan mereka. Pasalnya, hanya sedikit orang yang membaca persyaratan tersebut dari awal sampai akhir, dan itu dapat menimbulkan masalah saat privasi di kemudian hari.

Merespons putusan ini, juru bicara Google José Castañeda bersikukuh mengatakan bahwa mereka telah memperingatkan kepada pengguna bahwa mode pencarian incognito masih mungkin melacak.

"Kami sangat membantah klaim ini dan kami akan membela diri dengan keras untuk melawannya. Mode incognito di Chrome memberi Anda pilihan untuk menjelajahi internet tanpa menyimpan aktivitas ke browser atau perangkat Anda. Seperti yang kami nyatakan dengan jelas setiap kali Anda membuka tab incognito baru, website mungkin dapat mengumpulkan informasi tentang aktivitas penjelajahan Anda selama sesi tersebut," tutup Google.



Simak Video "Tampilan Baru Logo Ikon Gmail hingga Chrome"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)