'Uji Coba WiMax Harusnya Dipercepat'
- detikInet
Jakarta -
Jika BRTI selaku regulator telekomunikasi menilai uji coba WiMax belum saatnya dilangsungkan sekarang, Yayasan Air Putih berpendapat uji coba itu harusnya dipercepat.Heru Nugroho, Ketua Yayasan Air Putih mengatakan hal itu, menanggapi pernyataan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) sebelumnya. "Uji coba WiMax harusnya dipercepat, supaya komunitas industri dan pengguna cepat-cepat memahami dan mempersiapkan diri untuk menyambut teknologi tersebut," ujar Heru kepada detikinet, Kamis (9/2/2006).Air Putih merupakan yayasan yang menggawangi pembangunan infrastruktur teknologi informasi (TI) dan telekomunikasi di Aceh dan Sumatera Utara, pasca tsunami. Di bawah yayasan ini, Intel Corp. membawa infrastruktur WiMax untuk diujicobakan, sekaligus untuk melayani kebutuhan akan infrastruktur TI di masa pemulihan usai bencana.Heru mengimbau BRTI agar jangan hanya memikirkan regulasi teknisnya saja. "Uji coba yang dilakukan Intel itu kan tidak hanya dalam hal teknis, tapi juga dalam rangka riset tentang aplikasi apa yang reliable di Indonesia," paparnya. "Selain itu, uji coba ini juga ingin melihat potensi dan karakter pengguna atau pasar yang ada," Heru menambahkan.Lebih jauh, Heru yang saat ini berada di Aceh menggambarkan kondisi di Aceh, setelah infrastruktur WiMax dimanfaatkan. "Seperti yang terjadi di Aceh, urusan teknis malah tidak terlalu penting. Kalau nanti standar teknis, termasuk standar frekuensinya berubah total, ya nggak apa-apa," tegasnya.Lebih lanjut soal implementasi WiMax, Heru berpendapat, perlu ada pengarahan dari pemerintah agar uji coba dilakukan merata, bukan hanya di kota-kota besar. "Uji cobanya menggunakan model yang merata, ada yang mewakili kota besar, kota di Jawa berbeda dengan di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Irian dan wilayah-wilayah lain ada wakil-wakil modelnya," tuturnya. (nks)
(nks/)