Biden Dinilai Akan Lanjutkan Kebijakan Trump Lawan Perusahaan Teknologi China

Biden Dinilai Akan Lanjutkan Kebijakan Trump Lawan Perusahaan Teknologi China

Virgina Maulita Putri - detikInet
Rabu, 30 Des 2020 18:36 WIB
President-elect Joe Biden speaks after the Electoral College formally elected him as president, Monday, Dec. 14, 2020, at The Queen theater in Wilmington, Del. (AP Photo/Patrick Semansky)
Ahli: Biden Akan Ikuti Kebijakan Trump Lawan Perusahaan Teknologi China Foto: AP Photo/Patrick Semansky
Jakarta -

Presiden terpilih Amerika Serikat Joe Biden sepertinya tidak akan menarik kebijakan Presiden Donald Trump yang menyerang perusahaan teknologi asal China. Tapi Biden kemungkinan akan memilih pendekatan yang lebih fokus dan kolaboratif.

Selama memimpin, Trump beberapa kali menantang industri teknologi China lewat sanksi, perintah eksekutif dan kebijakan lainnya. Ahli memperkirakan Biden kemungkinan akan meneruskan kebijakan ini.

"Peluru telah meninggalkan tempatnya. Trump telah sepenuhnya mengganggu status quo yang ada antara AS dan China selama beberapa dekade," kata ahli geopolitik dari Center for Innovating Future, Abishur Prakash, seperti dikutip dari CNBC, Rabu (30/12/2020).

Pemerintahan Trump telah mengambil sejumlah tindakan untuk raksasa teknologi China. Salah satunya dengan memasukkan Huawei ke dalam daftar hitam perdagangan pada tahun lalu.

Kebijakan ini membuat Huawei kesulitan mengakses teknologi buatan AS, mulai dari chipset sampai sistem operasi Android milik Google. Akibatnya bisnis ponsel Huawei pun terdampak.

Prakash menambahkan Biden juga sepertinya tetap akan berupaya untuk menghilangkan komponen milik perusahaan China di jaringan 5G di seluruh dunia. Seperti diketahui, pemerintahan Trump meminta negara sekutunya untuk tidak menggunakan komponen milik Huawei di jaringan 5G.

"AS tidak memiliki banyak pilihan. Entah itu membiarkan China untuk mendominasi dunia melalui teknologi atau menantangnya," jelas Prakash.

Sementara itu Paul Triolo dari Eurasia Group mengatakan pemerintahan Biden akan bekerjasama dengan sekutu dalam strateginya menghadapi perusahaan teknologi China.

Triolo mengatakan pemerintahan Biden harus memperjelas apa yang harus dikontrol dalam area teknologi mendasar. Beberapa area yang dimaksud mencakup kecerdasan buatan dan komputasi kuantum.

"Di sini preferensi tim Biden kemungkinan besar akan mengendalikan lebih sedikit teknologi, tapi membangun tembok tinggi di sekitar area yang dianggap penting untuk dilindungi karena alasan keamanan nasional," kata Triolo.

"Selain itu, saya berharap definisi tentang teknologi apa yang penting untuk dikontrol karena alasan keamanan nasional akan menjadi lebih jelas di bawah pemerintahan Biden daripada tahun-tahun di bawah Trump," sambungnya.



Simak Video "Tegang Jelang Pelantikan Biden: Pemakzulan Trump-Demo Bersenjata"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)